<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614</id><updated>2012-02-09T01:46:38.229+02:00</updated><title type='text'>The Truth Only</title><subtitle type='html'>I don't know much but I know I love you
That may be all I need to know...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-2542016577429832170</id><published>2008-01-20T16:01:00.000+02:00</published><updated>2008-01-20T16:16:32.617+02:00</updated><title type='text'>Bahasa Jepang &amp; My Cute Sensei</title><content type='html'>Hari ini aku dapat pelajaran berharga, dari seorang guru kecil yang tak mau disebut guru. Namanya IHa, kupanggil dia sensei IHA meski dia menolak gelar itu, "gak ah, gak enak disebut sensei", "bukan sensei kali kak, belum pantas jadi sensei", dia terus mengelak dari kata-kata itu. tapi, bagiku dia telah jadi guruku. Seorang guru yang baik tentunya, yang tidak memberikan beban tugas ato memintaku mengulang kembali yang sudah dia ajarkan padaku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, kusampaikan kata-kata penggugah semangat yang kudapat dari salah seorang temanku, "GANBATTE" yang berarti semangat. dia kemudian menimpali, "Gambarimashou", aku pun jadi bingung, "apa tuh artinya?". "itu jawaban dari GANBATTE k', artinya; iya, akan berjuang", jelas Sensei. aku hanya bisa manggut-manggut menyadari ketotololanku. Maklum, kurang gaul dengan bahasa Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"K', mau belajar bahasa Jepang gak?", itu tawaran terbaik yang pernah kudapat. Belajar bahasa jepang?, "boleh.. boleh.. so, IHA yang jadi gurunya ya", jawabku. Ia pun mengiyakan, "kalo gitu kita mulai dari yang dasar-dasar dulu ya", lanjut Sensei."kalo untuk permulaan, salam dulu ya", jelasnya kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Ohayou Gozaimasu" &lt;/span&gt;: selamat pagi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Konnichiwa"&lt;/span&gt; : selamat siang (sore juga bisa...).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Konbanwa"&lt;/span&gt; : selamat malam.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Sayounara/Sayonara"&lt;/span&gt; : sampai jumpa.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Ja Mata/Dewa Mata" &lt;/span&gt;: sampai jumpa (klo misalnya ntar ktemu lagi)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Mata Ashita"&lt;/span&gt; : sampai bertemu besok.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Mata Raishuu"&lt;/span&gt; : sampai ketemu minggu depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ngerti gak k'?", Sensei ingin memastikan aku paham ato tidak. "ngerti, ngerti.. lanjut sensei", jawabku meyakinkan. Iseng-iseng kubuka e-book yang kudownload semalam, judulnya "Bagaimana Mengatakan 'I Love You' Dalam 100+ Bahasa", kutelusuri satu persatu. Dapat, "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aishiteru&lt;/span&gt;", iseng-iseng kutanya padanya, "itu apa artinya?", sembari tersenyum malu, ia menjawab, "itu artinya, I love You kak, pake '&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;daisuki&lt;/span&gt;' juga bisa, ato lengkapnya - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;anata ga daisuki desu - &lt;/span&gt;" jelasnya kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran selanjutnya perkenalan. "pertama sebutkan nama", kata sensei. contoh:&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; "watashiwa namae wa Hudri desu ka.. " &lt;/span&gt;(namanya saya hudri)&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;"anata wa IHA-san desu" &lt;/span&gt;(anda adalah saudara IHA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;trus, misalnya aku dengan kakak kenalan untuk pertama kali, begini contohnya:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iha : "hajimemashite, iha desu. Douzo yoroshiku onegaishimasu"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hudri : "Hudri desu. douzo yoroshiku onegaishimasu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"hajimemashite" &lt;/span&gt;itu digunakan sebagai pembuka perkenalan (untuk pertama kalinya). "kayak hai ato hello gitu kak", "kalo yang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;douzo yoroshiku onegaishimasu&lt;/span&gt; itu artinya "senang berkenalan dg anda", jelas sensei IHA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak kucoba mengulang-ulang kata-kata yang baru saja diajarkan sensei IHA, gampang-gampang susah, tapi lebih banyak susahnya, untung gurunya gak galak, pikirku. hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ada lagi yang mau ditanyakan?" sela Sensei kemudian. "kayaknya cukup untuk hari ini", jawabku. "kalo gitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;moo soro soro jikan desu"&lt;/span&gt;, kata sensei. Wah.. yang ini apalagi artinya. "itu yang selalu diucapkan senseiku klo mengakhiri pelajaran atw memulai pelajaran, artinya, sudah waktunya memulai/mengakhiri sesuatu", tuturnya simpel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wah.. wah.. banyak sekali pelajaran yang aku dapat hari ini, terima kasih my cute sensei. Jangan pernah bosan mengajarkan pada setiap orang walau itu sebait kata atau huruf, termasuk padaku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Arigatou Gozaimasu Watashi No Sensei IHA, GANBATTE"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-2542016577429832170?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/2542016577429832170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=2542016577429832170' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/2542016577429832170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/2542016577429832170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2008/01/bahasa-jepang-my-cute-sensei.html' title='Bahasa Jepang &amp; My Cute Sensei'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-3143342926135220886</id><published>2008-01-01T03:17:00.000+02:00</published><updated>2008-01-01T03:29:29.758+02:00</updated><title type='text'>Kenapa Harus Shalat</title><content type='html'>Penulis: DR. Muhammad Al-Muqaddam&lt;br /&gt;Ukuran: 14 x 20,5 cm ; 256 hal&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Harga: Rp. 27.000,00&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/R3mWI7jxFLI/AAAAAAAAADE/bLu1djwoRrA/s1600-h/Kenapa+Harus+Sholat.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150312729045701810" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 183px; CURSOR: hand; HEIGHT: 247px" height="286" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/R3mWI7jxFLI/AAAAAAAAADE/bLu1djwoRrA/s400/Kenapa+Harus+Sholat.jpg" width="200" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Apakah shalat yang Anda dirikan selama ini menjelma sekadar aktivitas rutin yang kering makna? Tak usah gusar! Banyak kaum Muslimin—selain Anda—yang yang merasakan gejala demikian. Wajar, perintah shalat yang diajarkan orang-tua dan pendidik kita seringkali tanpa diiringi alasan yang bisa diterima, selain sekadar sebuah perintah langit yang mengakibatkan dosa bila ditinggalkan. Itu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini menjelasakan detil alasan mengapa kita harus rukuk dan sujud setiap hari. Di samping memang karena perintah langit, shalat memiliki kedudukan istimewa dan keutamaan yang membedakannya dengan ibadah-ibadah lain. Tapi jangan coba-coba meremehkan. Ancamannya serius: mulai dari terjebak kepada sifat nifak, hingga ancaman mati dalam keadaan su’ul khatimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lupa, Penulis juga menyertakan untaian nasehat berharga yang dapat menyadarkan kita arti penting, sekaligus meningkatkan kualitas shalat itu sendiri. Sehingga, pelaksanaan shalat menjadi lebih bermakna daripada sekadar rutinitas belaka. Lebih dari itu, buku ini juga pantas Anda hadiahkan untuk mereka yang masih enggan shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit Aqwam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;*Hasil terjemahan anak2 BAIQUNI Cairo&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-3143342926135220886?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/3143342926135220886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=3143342926135220886' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/3143342926135220886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/3143342926135220886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2008/01/kenapa-harus-shalat.html' title='Kenapa Harus Shalat'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/R3mWI7jxFLI/AAAAAAAAADE/bLu1djwoRrA/s72-c/Kenapa+Harus+Sholat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-4012209068613020719</id><published>2007-12-13T10:57:00.000+02:00</published><updated>2007-12-13T17:33:04.893+02:00</updated><title type='text'>terima kasih telah memarahiku..</title><content type='html'>Hari ini aku ingin mencoba kembali menulis, sekedar menulis kegelisahanku.. seperti kata Helvy pada salah seorang muridnya, "teruslah gelisah, teruslah menulis kesejatian".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU ingin menulis apa yang kurasa.. tentang Cairo di Musim dingin. Ya.. Cairo di musim dingin selalu saja menjadi saat-saat indah yang kadang-kadang rumit. Meski bagiku, menikmati musim dingin di Cairo tak lagi serumit ketika aku pertama kali menginjakkan kaki di negeri ini.. ya, 5 tahun silam, ketika aroma kota berdebu itu menyambutku dengan musim dinginnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 tahun bukan masa yang singkat, secara matematis ia sangat lama. Namun, secara psikologis, ia bisa saja terasa sangat singkat, dan bisa juga terasa sangat panjang. Benar kata Al-Qur'an, waktu itu relatif, yang kemudian diamini oleh Einsten lewat teori Relativitasnya baru pada awal abad ke-20. Kalo dipikir-pikir, AKU mungkin masuk kategori kedua.. sosok yang tak begitu menikmati waktu yang terus berjalan. 5 tahun begitu singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selama 5 tahun itu, Aku sering merasakan kegelisahan-kegelisahan yang kadang aku pendam sendiri, kadang juga kuceritakan pada kawan dekatku, bahkan terkadang aku ingin menuliskannya.. meski itu jarang kulakukan. Seperti yang terjadi hari ini, aku ingin mencoba menuliskannya, untuk sekedar kujadikan bahan intropeksi diri yang mungkin bisa menjadi penggugah jiwaku yang sedang lusuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam, aku terlelap begitu cepat. Selesai sholat magrib, aku tertidur. Mungkin karena hawa dingin yang menusuk yang membuat mataku ingin segera menghilang dari dunia malam Cairo yang menggigil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak banyak yang kuingat, hingga akhirnya kudapati diriku tak lagi di Cairo, tapi di kampung halamanku. Entah bagaimana, tiba-tiba aku dihadapkan pada persoalan rumit, AKU mendapati diriku sedang sakit, ya.. aku demam. aku tak bisa pergi kuliah.. ketika itu kudapati diriku sedang ada di rumah Nenek. Neneku memaklumi keadaanku, aku dibiarkan saja beristirahat. Namun, tiba-tiba Bapak ibuku datang, mereka marah besar. "Kenapa kamu tidak pergi kuliah?", bentak Bapak. Ibuku yang berdiri di belakangnya juga nampak begitu geram. "Salah apa AKU?", aku bingung, aku kira mereka bisa memaklumiku kalo Aku sedang sakit. Kucoba jelaskan pada mereka, kuceritakan dengan jujur keadaanku tapi tetap saja mereka tak mau tahu. Malah, kemarahannya semakin memuncak, aku bahkan dipukuli Bapaku.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, tak pernah kudapati bapaku semarah itu. Terakhir yang kuingat.. beliau marah besar ketika Aku tak mau pergi mengaji, Aku dikejar dengan kayu bakar hingga ke rumah nenek. Kayu itu patah dua di betisku, AKu hanya bisa menangis waktu itu.. namun, itu masih bisa kumaklumi, memang Aku yang bandel, memang aku yang salah. Tapi kini, beliau marah lagi, sangat marah dengan alasan yang kurang bisa kumengerti. Kenapa mereka harus begitu marah padaku? padahal kondisiku cukup menjadi jawaban logis bagi mereka, ya.. karena aku sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarahan itu terus terngiang-ngiang di telingaku hingga tiba-tiba adzan subuh menyadarkanku. Kuingat-ingat mimpi itu, kucoba cari-cari kesalahanku hingga akhirnya aku tersadar, "Astagfirullah, Aku tidak sholat isya semalam", mungkin ini yang membuat mereka begitu marah padaku, mereka ingin mambangunkanku shalat isya, mereka ingin mengingatkan kewajibanku. ini bukan mimpi, tapi ini teguran dari mereka. Sungguh besar perhatianmu padaku, sungguh aku anak yang tak bisa menyadari.. tak bisa memahami setiap inti pesanmu hingga kau titipkan lewat mimpi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan anakmu yang seringkali lalai, yang hingga kini belum sempat mengucap kata syukur atas segala curahan kasih sayangmu, yang belum sempat mencium kedua telapak tanganmu, yang belum sempat mengucap maaf atas segala khilafku. Maafkan diriku yang jauh, AKU selalu merindukan belaian lembutmu.. hanya doa yang selalu kupanjatkan, semoga waktu tak pernah segan mempertemukan kita dalam bingkai ridha Ilahi, semoga.. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Salam Rindu dari Negeri para Nabi&lt;br /&gt;dari anakmu yang akan terus menyayangi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;13 Desember 07 &lt;br /&gt;di suatu pagi yang menggigil&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-4012209068613020719?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/4012209068613020719/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=4012209068613020719' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/4012209068613020719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/4012209068613020719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2007/12/terima-kasih-telah-memarahiku.html' title='terima kasih telah memarahiku..'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-8814715461638255033</id><published>2007-10-12T18:50:00.000+02:00</published><updated>2007-10-12T18:53:12.355+02:00</updated><title type='text'>Met Ied Fitri 1428 H.</title><content type='html'>&lt;a href="http://imagecode.blogspot.com/" title="Image Code"&gt;&lt;img border="0" src="http://pddl01.mofile.com/p/1/2007/10/7/IP/IPUYHTG883_103.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="position:absolute;left:0px;top:0px"&gt;&lt;a href="http://imagecode.blogspot.com/" target="_self"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://imagecode.blogspot.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-8814715461638255033?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/8814715461638255033/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=8814715461638255033' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/8814715461638255033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/8814715461638255033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2007/10/met-ied-fitri-1428-h.html' title='Met Ied Fitri 1428 H.'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-4583279896047102958</id><published>2007-09-28T02:26:00.000+02:00</published><updated>2007-10-09T03:36:03.770+02:00</updated><title type='text'>Lamastak; El Torbini Soundtrack</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/5GQdSH-yA6o"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/5GQdSH-yA6o" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amr Moustafa - I Touched You&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I touched you and forgot life&lt;br /&gt;And you are the one I dream to live with one day&lt;br /&gt;And tonight is the beginning&lt;br /&gt;May you be with me&lt;br /&gt;Tonight this lifetime of mine began &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We gotta live&lt;br /&gt;C'mon get closer&lt;br /&gt;Let's go to the most remote place darling&lt;br /&gt;We'll forget that which is out of our hands&lt;br /&gt;We'll live for the moment&lt;br /&gt;What is inside us has manifested&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Where did you go with your eyes&lt;br /&gt;Yeah, you are beside me and I'll live my years for you&lt;br /&gt;My life, come closer to me, oh my life and eyes&lt;br /&gt;We'll live life if but for two days&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;عمرو مصطفى - لمستك&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لمستك نسيت الحياه&lt;br /&gt;وانت اللى بحلم اعيش يوم معاه&lt;br /&gt;والليله هى البدايه وخليك معايا&lt;br /&gt;دةعمرى الليله دى ابتدا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ولازم نعيش يللا قرب كمان&lt;br /&gt;تعالى حبيبى لأبعد مكان&lt;br /&gt;ننسا اللى ضاع من ئيدينا نعيش بسلينا&lt;br /&gt;خلاص اللى جوانا بان&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سرحت بعيونك لفين&lt;br /&gt;ايوة انت جمبى وهعشلك سنين&lt;br /&gt;وحياتى قرب علييا يا عمرىوعنييا&lt;br /&gt;نعيش الحياه لو يومي&lt;/span&gt;ن&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-4583279896047102958?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/4583279896047102958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=4583279896047102958' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/4583279896047102958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/4583279896047102958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2007/09/lamastak-el-torbini-soundtrack.html' title='Lamastak; El Torbini Soundtrack'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-3378288903831530416</id><published>2007-09-19T16:04:00.000+02:00</published><updated>2007-12-13T15:24:42.489+02:00</updated><title type='text'>Selamat Jalan Kakek Tercinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/RvEtTWhRtXI/AAAAAAAAAC0/pk-JrH9EVd4/s1600-h/Kluarga+Besar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/RvEtTWhRtXI/AAAAAAAAAC0/pk-JrH9EVd4/s400/Kluarga+Besar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5111916862528140658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau telah pergi, hari ini. Meninggalkan sejuta kenangan, sejuta harapan...&lt;br /&gt;beliau telah pergi dengan tenang, dengan senyum manis yang mengambang.. di bulan pengampuan, beliau ditakdirkan berjumpa Rab-nya, kembali kepangkuan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan Kakek tercinta.. didikanmu akan selalu kami kenang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Buat Ainuddin/Hudriansyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Cuty saya kemarin ternyata Allah Swt menentukan hari terakhir kali bertemu dengan Abba (kakek), ia pergi menghadap yang kuasa dengan tenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Kamis taggal 20 Sepetember 2007 pukul 4.00 Wita... Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya ditengah kumpulan anak cucu mereka dirumah kediaman di Kampung Mesjid,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selama dalam proses menjelang detik-detik terakhirnya beliau tidak pernah berhenti melafadzkan surah-surah didalam Alqur’an hingga akhirnya ia pergi dengan tenang, kejadian ini sontak membuat air mata kita sekeluarga menetes tak tertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkhusus Buat adik saya, Ainuddin (Jakarta) dan Hudriansyah (Mesir) jangan terlalu bersedih karena kepergian beliau... bahkan kita harus berbangga kepada Abba karena telah memberikan contoh serta bukti nyata atas apa yang dilakukanya selama ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan saat memandikan jasadnya beliau terlihat tersenyum... seakan menyiratkan pesan dan makna yang mendalam...  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semoga kita yang ditinggalkannya, terkhusus buat anak-anaknya, cucu-cucunya, cicitnya, sahabatnya, temannya dan para murid-murid pengajiannya diberikan ketabahan dan dapat menerima kejadian ini sebagai ujian dari Allah Swt, dari Allah kembali kepada Allah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu diharapkan semua cucunya dapat mengirimkan do’a Alfatihah kepada beliau selepas shalat magrib, semoga Allah Swt memberikan tempat yang layak disisnya...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Salam&lt;br /&gt;Fathur&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-3378288903831530416?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/3378288903831530416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=3378288903831530416' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/3378288903831530416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/3378288903831530416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2007/09/selamat-jalan-kakek-tercinta.html' title='Selamat Jalan Kakek Tercinta'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/RvEtTWhRtXI/AAAAAAAAAC0/pk-JrH9EVd4/s72-c/Kluarga+Besar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-8539269167583086466</id><published>2007-09-12T22:50:00.000+03:00</published><updated>2007-09-13T14:39:06.623+03:00</updated><title type='text'>Marhaban Ya Ramadhan!!!</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="350"&gt; &lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/mm6uCkD0DB0"&gt; &lt;/param&gt; &lt;embed src="http://www.youtube.com/v/mm6uCkD0DB0" type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="350"&gt; &lt;/embed&gt; &lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ramadhan, siapa yang tak merindukannya. Ramadhan, siapa yang tak mendambakannya. Ramadhan, bulan yang bersimbah berkah, rahmah dan magfirah, siapa yang menafikannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, tamu agung itu datang lagi, ia datang bukan ingin menagih utang atau menuntut upeti. Ia bukan tamu negara, Ia tak lain adalah tamu kehormatan setiap insan. Kedatangannya selalu dinanti oleh setiap pemilik jiwa yang mendamba, bukan hanya oleh segelintir orang, tapi oleh hampir seluruh penduduk perut bumi. Dengan serentak, mereka mengungkapnya lewat lantunan doa bernada cinta dan kerinduan, "Allahumma balligna Ramadhan". Sebuah ungkapan cinta yang sarat kerinduan dan kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini ia datang, aku tak ingin menyia-nyiakannya. Siapa tau ia bisa mengantarku menemui cintai Ilahi, siapa tau ia bisa menuntunku meraih rahmat sang Pemilik setiap jiwa. Aku harus mendekatinya, mencuri hatinya dan merebut cintanya. Karena aku yakin ia banyak tau tentang rahasia cinta Rab pemilik bumi dan langit, karena aku tahu ia sangat dekat dengan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marhaban Ya Ramadhan.. Marhaban Ya Syahr al-Mahabbah...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kullu Amm wa Antum bi Khaer...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tajammu Permai, 30 Sya'ban 1428 H.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-8539269167583086466?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/8539269167583086466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=8539269167583086466' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/8539269167583086466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/8539269167583086466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2007/09/marhaban-ya-ramadhan.html' title='Marhaban Ya Ramadhan!!!'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-6407325595849683771</id><published>2007-08-16T23:58:00.001+03:00</published><updated>2007-08-17T21:21:45.418+03:00</updated><title type='text'>Merdeka... Merdeka...</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Menjelang detik-detik peringatan proklamasi kemerdekaan indonesia ke 62, tanpa sengaja terjadi dialog kecil antara dua orang sahabat, dialog singkat ini terjadi lewat dunia maya... lewat sebuah alat komunikasi chating (YM), sebuah dialog kemerdekaan yang terbungkam, yang kemudian terekam dalam satu catatan kecil di bawah ini....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; Indonesia Merdeka..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; merdeka indonesia&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; Aku bangga jadi anak Indonesia..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; aku bangga jadi anak tajammu&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; Merdeka Negriku..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; makan negerimu&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; Tajammu masih terjajah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; kami sudah merdeka, tak perlu lagi berteriak merdeka... hanya orang2 terjajah yang berteriak merdeka &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; wah..kok bisa..??&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; ya bisaalah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; justru orang terjajah tidak berteriak karna masih tertindas..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; hahahha&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; tidak bisa&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; terbalik&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; kami tidak menuntut meredeka, karena kami sudah merdeka&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; kenapa harus diteriakan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; itu kan berarti minta pengakuan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; weks...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; justru teriakan itu menandakan tidak adanya lagi tantangan,tindasan...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; semuanya sudah bungkam..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; tidak sama kalo masih terjajah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;ebno andie: tidak bisa berkutik..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; hahahahaa.......&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; kenapa harus teriak....&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; bukankah kalo benar2 merdeka tidak perlu teriak&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; karena orang semua sudah tau bahwa anda merdeka&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; tapi kenapa anda harus teriak lagi, mengganggu orang2 sekelilig anda saja&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; bukankah itu sama saja pembodohan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; perbuatan sia2&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; kecuali kalo anda memang baru merasa merdeka saat ini&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; maka berteriaklah.... merdeka&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; puaskan dirimu dengan teriakan merdeka&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; upss....&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; biar semua orang tau bahwa kamu betul2 meredeka hari ini&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; anda kurang paham...dengan itu...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; justru aku sangat faham&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; kemerdekaan tidak diungkap dengan teriakan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; kamu mengklaim salah pikiran orang...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; tapi dengan perasaan jiwa yang damai, yang tidak tertindas&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; ngapain teriak2&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; wah...tidak selamanya seperti itu..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; jangan meniru penjual bakso ato penjual panci yang merasa terjajah karena jualannya tidak laku&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; hingga harus berteriak2&lt;br /&gt;ebno andie: hanya orang2 katro tidak bisa menyuarakan aspirasinya...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; aspirasi tidak mesti disalurkan lewat teriakan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; hanya orang katro yang menyalurkan aspirasinya lewat teriakan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; yupz..karna kamu tidak bisa bersuara apalagi sebab masih dalam genggaman pengusa tirani..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; aku tidak dijajah oleh siapa2... makanya aku tak perlu berontak&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; meskipun para penguasa tirani mengatakan mereka menjajah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; tapi aku tak pernah merasa dijajah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; kecuali kalo anda merasa terjajah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; dan baru merasa merdeka saat ini&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; berontaklah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; Hanya orang2 terjajah yang pantas memberotak..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; anda masih punya banyak waktu&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; makanya akku tak mau berontak&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; untuk keluar dari kekangan tindasan...yang tak pernah kunjung usai..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; maka contolah...kami&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ebno andie:&lt;/span&gt; yang saat sekarang senang dengan kemerdekaan kami&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; hahahhahaa......&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mr Smile:&lt;/span&gt; anda terlambat merdeka... sungguh kasian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dialog kecil itu terhenti, entah kenapa... mungkin mereka telah menemukan kemerdekaan itu... aku juga tak mengerti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tajammu Permai, Malam 16 menjelang 17an 2007&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-6407325595849683771?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/6407325595849683771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=6407325595849683771' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/6407325595849683771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/6407325595849683771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2007/08/menjelang-detik-detik-prolamasi.html' title='Merdeka... Merdeka...'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-5367824110232803175</id><published>2007-08-07T21:28:00.000+03:00</published><updated>2007-09-28T13:28:46.517+02:00</updated><title type='text'>7th August, In Memorian</title><content type='html'>7 Agustus 1984 bertepatan dengan Selasa 9 Dzulqa'dah 1404 H. 7 Agustus juga tercantum di setiap catatan tentang diriku. Konon, karena aku lahir hari itu... Konon, aku menghirup udara bumi hari itu.. konon, jerit tangisku pertama kali terdengar hari itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, bapakku membantahnya.. katanya, "Engkau lahir tanggal 07 September 1984", katanya, "Mereka salah menuliskan tanggal lahirmu", katanya, "Engkau lahir tengah malam di hari Jum'at". Betulkah.. aku jadi bingung.. Ah.. bagiku itu hanya permainan angka, meskipun kadang-kadang juga perlu perenungan panjang.. tapi kalo memang aku lahir 7 September 1984, berarti benar aku lahir hari jum'at.. Yaa.. bertepatan dengan tanggal 11 Dzulhijjah 1404 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rab.. 23 tahun sudah aku bergelut dengan nikmat-nikmat yang kau berikan.. sungguh tak terasa... tapi apa yang telah aku persembahkan untuk-Mu.. Hampa,.. aku sungguh hamba yang tak tau berterima kasih. Ya Rab.. jadikan hambamu ini di antara hamba-hambamu yang bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;*Mengenang perjalanan hidupku&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-5367824110232803175?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/5367824110232803175/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=5367824110232803175' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/5367824110232803175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/5367824110232803175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2007/08/7th-august-in-memorian.html' title='7th August, In Memorian'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-8352092589547639020</id><published>2007-05-25T19:16:00.000+03:00</published><updated>2007-08-07T21:30:37.981+03:00</updated><title type='text'>Milano The Champion</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/4gHX0znQKZI"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/4gHX0znQKZI" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-8352092589547639020?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/8352092589547639020/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=8352092589547639020' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/8352092589547639020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/8352092589547639020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2007/05/blog-post.html' title='Milano The Champion'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-5867911588487895470</id><published>2007-03-29T17:49:00.000+02:00</published><updated>2007-03-29T17:52:38.214+02:00</updated><title type='text'>Ta'wil dalam Pandangan Ibn Rusyd</title><content type='html'>Abu al-Walid Muhammad ibn Rusyd lahir di Kordoba pada tahun 1126 M. Beliau lahir dari sebuah keluarga yang memiliki tradisi keilmuan yang terjaga. Ibnu Rusyd atau yang dikenal dengan Averrous adalah filosof Andalusia terbesar yang mempelajari Aristoteles hingga digelar "ál-Mu'allim al-Tsani" (Guru Kedua). Ia menaruh minat besar untuk mendamaikan antara agama dan filsafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca Ibnu Rusyd, yang paling menonjol adalah aspek falsafaty (estetika logika dan filsafat) yang terbentang di hampir setiap karyanya. Menurutnya, nilai filsafat dan logika itu sangat penting, khususnya dalam mena’wilkan dan menafsirkan Al-qur’an sebagai kitab teks, yang selalu membutuhkan artikulasi makna dan perlu diberi interpretasi kontekstual dan bukan hanya artikulasi lafadz. Menurut Rusyd, ta’wil (penafsiran) dan interpretasi teks dibutuhkan untuk menghindari adanya pertentangan antara pembuktian akal dan filsafat serta teks Al-qur’an. Menurutnya, pembuktian akal tidak pernah menyalahi teks agama, karena kedua-duanya adalah konsep kebenaran yang saling terkait. Namun kemudian, Ibnu Rusyd harus mengakui bahwa teks-teks agama yang sarat dengan makna kontekstual di samping makna tekstual, kadang-kadang bertentangan dengan realitas pembuktian akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap permasalahan ini, Ibnu Rusyd memberikan jawaban yang menarik. “Jika sebuah teks agama (syar’i) menyatakan suatu hukum, maka ia bisa sesuai dengan akal dan bisa juga tidak. Apabila ia sesuai, maka kita tidak mempersoalkannya. Tetapi jika ia bertentangan, maka teks-teks tersebut harus dita’wil”. (Ibnu Rusyd, Fashl al Maqal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam upaya interpretasi teks Al-qur’an, Ibnu Rusyd berusaha menggabungkan antara konsep pembuktian akal dan otoritas teks agama. Ia memberikan batasan yang jelas terhadap metode artikulasi makna lafadz Alqur’an. Terhadap permasalahan ini, Rusyd mengajukan tiga tesis penting; apa yang dita’wil?, untuk siapa dita’wil?, dan bagaimana metode ta’wil?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap poin pertama, Ibnu Rusyd mengatakan, bahwa tidak semua teks agama (syari’) harus dita’wil, bahkan ada teks agama yang tidak bisa diganggu-gugat, seperti teks-teks yang berkaitan dengan masalah akidah dan hukum yang telah menjadi kesepakatan mayoritas ulama. Menurutnya, menta’wil persoalan-persoalan yang sudah mujma’ alaih bisa berakibat fatal terhadap akidah umat dan penta’wilnya digolongkan kafir. Ada juga teks agama yang apabila dita’wil bisa menghasilkan bid’ah, seperti menta’wil teks-teks agama yang sudah jelas dengan penafsiran yang sesuai selera demi kepentingan mazhabi. Namun, disamping itu, terdapat teks-teks agama yang memang harus dita’wil oleh para ahli fikir (ahli l-burhan), seperti ayat-ayat mutasyabihat yang terdapat di dalam al-quran. Para ahli fikir (ahli l-burhan) dituntut untuk menghasilkan sebuah pena’wilan yang relevan untuk mensucikan esensi Tuhan dari hal-hal yang mutasyabihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin kedua, untuk siapa dita’wil?. Dalam kaitannya dengan kandungan al-quran, Rusyd membagi manusia kepada tiga kelompok: awam, pendebat, dan ahli fikir. Kepada ahli awam, kata Rusyd, al-qur’an tidak dapat dita’wilkan, karena mereka hanya dapat memahami secara tertulis. Demikian juga kepada golongan pendebat, ta’wil sulit diterapkan, karena mereka tidak memahami konsep ta’wil dengan baik. Baginya, ta’wil, secara tertulis dalam bentuk karya, hanya bisa diperuntukkan bagi kaum ahli fikir saja (ahli l-burhan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar ini, Ibnu Rusyd mengajukan kritik tajam terhadap aliran Mu'tazilah dan sebagian golongan Asy’ari, karena banyak mena’wilkan ayat dan hadits Nabi dan kemudian disampaikan kepada orang-orang awam yang tidak paham persoalan ta’wil. Menurutnya, hal itu bukan hanya merusak akidah umat, tapi juga menyebabkan perpecahan di kalangan orang-orang awam. “Kita seharusnya mencontoh kehidupan para sahabat yang sangat hati-hati dalam persoalan ta’wil. Mereka lebih memilih diam karena takut umat akan masuk ke dalam jurang kesesatan. Berbeda dengan orang-orang sesudahnya yang sangat berani menta’wil teks agama, akibatnya, perbedaan semakin melebar hingga akhirnya menimbulkan perselisihan”, tulis Rusyd dalam “Fashl al Maqal”-nya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, bagaimana metode ta'wil?. Bagi Rusyd, pena’wilan sebuah teks, harus sesuai dengan metode pena’wilan Arab. Dalam artian, konsisten terhadap metode penuturan orang Arab tanpa melakukan modifikasi di luar kaedah bahasa Arab. Karena, ta’wil bagi Rusyd adalah mengembalikan makna hakikat (lahir) sebuah teks kepada makna metaforis (majaz) tanpa melakukan perubahan-perubahan yang menyalahi kaedah penuturan orang Arab”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ditawarkan Ibnu Rusyd dalam konsep ta’wilnya, bukan berarti memposisikan kekuatan filsafat di atas otoritas agama, akan tetapi Ibnu Rusyd berusaha meletakan hakekat agama di atas otoritas akal. “Filsafat meneliti seluruh seluk-beluk syar’i, jika dipahami, maka kita telah memiliki dua pengetahuan dan itu lebih baik, namun, jika tidak bisa dipahami kerena keterbatasan akal manusia, maka hanya syar’i yang mengetahui hakekatnya”, kata Rusyd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapapun, Ibnu Rusyd telah mengajarkan kita prinsip dan nilai-nilai beragama yang rasional, toleran, dan ramah. Pengalaman dan pelajaran yang baik di masa lalu itu pula yang pernah mengantarkan kejayaan Islam di abad pertengahan. Wallahu a'lam. []&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;*Buat Buletin FK Baiquni&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-5867911588487895470?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/5867911588487895470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=5867911588487895470' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/5867911588487895470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/5867911588487895470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2007/03/tawil-dalam-pandangan-ibn-rusyd.html' title='Ta&apos;wil dalam Pandangan Ibn Rusyd'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-8509630396113779495</id><published>2007-01-20T19:12:00.000+02:00</published><updated>2007-01-29T22:54:31.896+02:00</updated><title type='text'>Met Tahun Baru Hijriah 1428 H.</title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;tuk seluruh keluarga, para sahabat di Indonesia...&lt;br /&gt;tuk kakak, adek2 yang lagi berjuang...&lt;br /&gt;tuk seluruh penduduk dunia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moga kalian bisa mendengarku,&lt;br /&gt;aku hanya ingin menyapa lewat bisikan angin&lt;br /&gt;yang berjalan menyentuh dimensi waktu&lt;br /&gt;yang mempertemukan kita di penghujung tahun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(204,0,0);font-size:130%;" &gt;SELAMAT TAHUN BARU HIJRIAH 1428 H.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,102,255)"&gt;intropkesi diri&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,102,255)"&gt;,&lt;/span&gt; temui &lt;span style="color:#cc9933;"&gt;jati diri &lt;/span&gt;menjadi &lt;span style="COLOR: rgb(153,51,0)"&gt;manusia sejati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-8509630396113779495?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/8509630396113779495/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=8509630396113779495' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/8509630396113779495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/8509630396113779495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2007/01/met-tahun-baru-hijriah-1428-h.html' title='Met Tahun Baru Hijriah 1428 H.'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-5987174576257207322</id><published>2007-01-16T20:02:00.000+02:00</published><updated>2007-01-27T18:18:44.716+02:00</updated><title type='text'>Murka Tuhan; Salah Siapa?</title><content type='html'>Sederatan peristiwa yang menimpa negeriku, menjadi catatan kelam setiap jiwa. "Tuhan sedang murka", kata para wakil Tuhan. "Tuhan mana yang kau maksud?", para Teolog ikut berdalih. "Tuhanku maha peyayang, maha pengasih tak pernah pilih kasih", para Sufi menampik. "Ah.. itu bukan Tuhan, Tuhan tak pernah ada, tak juga murka tak juga punya kasih", para anti Tuhan terbahak-bahak. "Ini semua karena manusia serakah", para Sosiolog tak mau kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh ironis ketika sederatan persitiwa yang menimpa negeri ini harus berakhir dengan saling menyalahkan. Lebih ironis lagi, ketika Tuhan dituduh sebagai biang keladinya, "Tuhan sedang murka". Pada saat itu, sosok Tuhan tiba-tiba menjadi momok yang menakutkan. Yang ada hanyalah tuhan bengis, seram tanpa belas kasih. Tak ada satu manusia pun yang mampu menghalau murka Tuhan. "Kenapa Tuhan murka, mak?", si mungil itu nampak iba. "Mungkin karena terlalu banyak maksiat di negeri ini, nak!", emak ikut berdalih. "tapi kenapa Tuhan yang disalahkan, kenapa bukan para pelaku maksiat itu mak?", si anak berlagak filosofis. "Ah.. aku juga tidak tahu nak", emak geleng-geleng kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika teori tak mampu berkata, hati ikut tersayat. "Kenapa harus menyalahkan Tuhan?", si mungil itu mungkin benar. Ketika sebuah permasalahan menemui jalan buntu, manusia serta merta mengklaim Tuhan sebagai pelaku utama. Mereka tak pernah berani menyelam ke dalam lubuk jiwa terdalam sembari bertanya, "apa yang salah pada negeriku?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Teolog ikut berdalih, "Tuhan mana yang kau maksud, yang aku tahu Tuhanku tak pernah murka tanpa sebab yang pasti". Tuhan telah menetapkan hukum alam yang dikenal dengan sunnatullah. Kehendak Tuhan sejalan dengan aturan alam. Ketika manusia menyalahi aturan alam, alam akan murka. Bukan karena Tuhan murka, tapi karena manusia meminta murka Tuhan. Tuhan pun tak segan, murka tuhan tak pilih kasih, ya alim ya dzalim semua akan kena. &lt;em&gt;...wattaqû fitnatan la tusíbanna ladzína dzalamû minkum khassatan, wa'lamû anna l-laha syadídul iqáb...&lt;/em&gt; "dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah.. Tuhanku maha penyayang, maha pengasih tak pilih kasih", para Sufi menampik. Tuhan sungguh pemilik segala cinta, dia tidak pernah murka. Kasih sayangnya berlimpah, hanya manusia enggan memintanya. Mereka lebih memilih murkanya daripada cintanya. Hanya karena cinta Tuhan abstrak, manusia terkadang dibutakan cinta-cinta empiris hamba. Tuhan sungguh maha bijaksana, pemilik segala daya. Tuhan tak pernah murka, manusialah yang murka. "Ah.. kenapa manusia tak mau menatap pemilik segala, pemilik jagat raya, kenapa manusia begitu angkuh seolah memiliki segalanya?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah.. itu bukan Tuhan, Tuhan tak pernah ada, tak juga murka tak juga punya kasih", para anti Tuhan memandang remeh. Bagi para anti Tuhan, bumi berjalan dengan sendirinya, tanpa aturan. Mereka menganggap semua yang terjadi di muka bumi ini berjalan tanpa intervensi Tuhan. Manusialah pemilik hak penuh alam. Manusia pulalah yang menentukan masa depan alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ketika aturan alam tak lagi terkendalikan, masihkah manusia menafikan kekuatan Tuhan. Ketika ribuan korban jiwa terlantar, masihkah manusia memiliki kekuatan melebihi kekuatan Tuhan?. Ketika alam murka, tidakah kita menjerit memanggil Tuhan, memohon belas kasih Tuhan. Tuhan adalah dzat yang tidak bisa dinafikan, tidak juga bagi para Ateis, karena manusia dilahirkan dengan dasar ketuhanan yang suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini semua karena manusia serakah", para Sosiolog tak mau kalah. Manusia sebagai mahluk pemilik potensi tertinggi, telah merusak alam. Maka, manusia harus bertanggungjawab. Manusia yang seharusnya membangun peradaban alam, hanyut dalam ambisi kemanusiaan yang paling rendah. Itu semua karena manusia serakah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang terjadi, tak pernah lepas dari kehendak Tuhan, tidak juga dari campur tangan manusia. Sederatan peristiwa yang terjadi di negeri ini, bisa jadi wujud cinta Tuhan yang diungkap lewat "Murka Tuhan". Setiap insan punya potensi ketuhanan dalam jiwa. Maka, seharusnya manusia menyelami makna peristiwa dengan kembali memancarkan jiwa ketuhanan dalam diri setiap insan. Bukan dengan saling menyalahkan, apalagi sampai menyalahkan Tuhan. Wallahu a'lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;tajammu awwal, 16 Januari 07 &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-5987174576257207322?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/5987174576257207322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=5987174576257207322' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/5987174576257207322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/5987174576257207322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2007/01/murka-tuhan-salah-siapa.html' title='Murka Tuhan; Salah Siapa?'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-673372654321097228</id><published>2007-01-09T02:08:00.000+02:00</published><updated>2007-01-20T20:03:08.609+02:00</updated><title type='text'>Helwan; Kota Sarat Sejarah</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/Ra0RMSC0qZI/AAAAAAAAACk/0pTM2PfXm9I/s1600-h/Helwan+%283%29.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5020688062287751570" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/Ra0RMSC0qZI/AAAAAAAAACk/0pTM2PfXm9I/s320/Helwan+%283%29.JPG" border="0" height="233" width="320" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div&gt;Beberapa hari yang lalu, tanpa sengaja aku diajak oleh beberapa rekanku ke salah satu propinsi Mesir. Kota itu bernama Helwan, terletak di sebelah selatan Mesir, sekitar 28 km dari pusat kota Kairo, ibukota Mesir. Kota Helwan berada di jalur sungai Nil melewati pyramid Saqqara. Helwan berada kurang lebih 5 km dari permukaan air, 85 meter di atas permukaan laut. Sementara garis pemisah antara barat dan timur Helwan adalah daerah gersang, terdapat banyak batu kapur dan merupakan sumber mata air hangat yang terkenal (suhu temperatur mencapai 33°C) yang menjadi salah satu daya tarik alami daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ke kota Helwan bisa ditempuh dengan menggunakan eltramco alias angkot jurusan Helwan District, bisa juga ditempuh dengan metro amfak (kereta bawah tanah). Para pelancong biasanya menempuh dua jalur utama, lewat jalur Ma'adi -bisa ditempuh sekitar 30 menit dengan catatan tanpa mengalami kemacetan-, atau lewat jalur bukit Muqattam melewati benteng Salahuddin Al-Ayyubi menuju Helwan –bisa ditempuh sekitar 20 menit- akan lebih cepat sebagai jalur alternatif. Namun, jalur apapun yang ditempuh, peran fisik tetap harus digunakan untuk menelusuri pinggiran kota Helwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/Ra0ObCC0qXI/AAAAAAAAACM/1WyU2U_dga4/s1600-h/Helwan+%283%29.JPG"&gt;&lt;/a&gt;Menurut catatan sejarah, sekitar 4,750 tahun silam, Helwan sudah dikenal oleh khalayak ramai, meskipun saat itu daerah tersebut belum layak ditempati hingga masa pemerintahan Abdel Aziz ibn Marwan, salah seorang gubernur pertama Mesir. Adalah Imhotep, seorang arsitek pyramid Zoser suatu ketika tersandung di atas sebuah dataran tinggi melihat bahwa daerah tersebut layak huni, bukan sekedar bentangan gurun sebelah selatan Kairo. Ketika ibn Marwan melarikan diri ke Fustat –ibukota pertama Mesir- mengikuti anak buahnya, dia dibawa ke suatu tempat yang bernama Abu Qarqoun. Terkesan dengan iklim tropis dan musim semi yang hangat di sana, dia memutuskan untuk tinggal di daerah tersebut dan membangun sebuah kota yang kemudian menjadi pusat pemerintahannya selama 15 tahun. Kota tersebut kemudian diberi nama Helwan (berasal dari kata arab "helw" yang berarti manis seperti gula, cantik dan menarik) atas saran seorang warga Iraq yang melihat banyak keistimewaan di kota tersebut; terletak di dataran tinggi, dekat dengan perairan, memiliki sumber mata air belerang dan banyak pohon palm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Air Belerang, Anti Penyakit Kulit&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Selama 7 Abad, Helwan mengalami perkembangan pesat, namun kemudian porak-poranda ketika Ibrahim Bey El-Farghali yang terkenal brutal membakar semua gedung-gedung peninggalan dan merusak jalan-jalan umum. Helwan terus terpuruk hingga pemerintahan Khedive Abbas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu ketika, Khedive Abbas mengirim salah seorang tentaranya yang sakit untuk menjalani pengobatan di Helwan. Saat itu, dokter menyarankan untuk menggunakan mata air belerang helwan yang terkenal mujarab. Helwan akhirnya menjadi pusat sumber air mineral untuk kalangan orang asing dan orang-orang borjuis Mesir. Di bawah kekuasaan Khedive Ismail, ahli waris Abbas, Helwan disulap menjadi pusat hura-hura untuk para kelas borjuis, menjadi saksi kemewahan kerajaan dan pusat permandian air belerang. Setelah Khedive Ismail meninggal, para kalangan borjuis mengambil alih tempat tersebut dan sebagian mendirikan apartemen sebagai tempat istirahat di musim dingin di sana. Helwan dengan hotel dan kasinonya yang terkenal tidak lagi sekedar tempat persinggahan kereta api, tapi juga menjadi pusat menghilangkan penat yang nyaman; menyaksikan pacuan kuda, menjadi pusat memanjakan diri... dari tahun 1903 hingga 1953, Helwan tercatat sebagai kawasan modern untuk para kalangan elite.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permandian air belerang yang ada saat ini telah menjadi milik penuh pemerintah Mesir. Pemerintah tidak lagi membatasi untuk kalangan borjuis saja, tapi terbuka untuk semua kalangan. Anda yang menderita penyakit kulit bisa berkunjung ke tempat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Helwan Kota Industri&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Di sepanjang jalan menuju Helwan, aku tertarik mengamati pemandangan di sekelilingku. Puluhan pabrik-pabrik industri berjejer tegak di tengah-tengah padang sahara. "Helwan itu kota industrinya Mesir, di sini pusat pabrik-pabrik industri", kisah temanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalanya, Helwan hanyalah hamparan padang pasir yang tidak terjamah. Namun, seiring pesatnya laju pertumbuhan kota, Helwan pun menjadi salah satu alternatif utama. Para pakar sejarah dan geografis pun diminta untuk memeriksa daerah tersebut. Hingga akhirnya, Helwan yang nampak lusuh disulap menjadi kota industri yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi rakyat Mesir pada tahun 1919 memberi angin segar bagi perkembangan kota Helwan. 600 unit perumahan dibangun di sebelah barat di atas dataran tinggi, yang dikenal dengan nama ”Helwan Gadidah". Kemudian disusul dengan pembangunan pabrik besi dan baja. Pabrik tersebut termasuk salah satu di antara pabrik-pabrik yang menyebabkan pencemeran lingkungan di sekitar kota Helwan. "Kalo yang ini pabrik persenjataan, bapaknya Mamdoh kerja di sini", tutur kawanku yang sebelumnya telah berkunjung ke kota itu. Pabrik persenjataan ini dibangun di atas dataran tinggi, terletak sekitar 10 km dari arah selatan kota Helwan. Sebelum memasuki kota Helwan, terdapat sebuah pembangkit tenaga listrik dikelilingi beberapa rumah pekerja yang merupakan sisa-sisa peninggalan pasca revolusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasca revolusi, pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh pabrik industri di sekitar kota Helwan cukup parah, meski berbagai usaha perbaikan lingkungan telah ditempuh. Pada tahun 1993, gubernur Kairo, Omar Abdel Akher mencoba melakukan penghijaun dan pembangunan taman-taman di sekitar Helwan. Pada November 1995, surat kabar Al-Akhbar mengumumkan bahwa pencemaran lingkungan akan berakhir pada tahun 1997. Menjelang tahun 1997, pencemaran udara yang diakibatkan oleh pabrik semen masih merajalela. Permandian air belerang pun mengalami kerusakan total. Pasca revolusi, Helwan kehilangan pesonanya. Pada Maret 1999, gubernur Kairo, Abdel Rahim Shahata telah menyisihkan 58 juta Pound untuk pembangunan kota Helwan dan perbaikan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski pabrik industri Helwan telah menyebabkan pencemaran, namun barangkali Helwan merupakan kota industri yang paling banyak memberikan inventasi terbesar bagi negara Mesir. &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tokoh Besar pun Lahir di Helwan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Menjelang tahun 1997, ketika proyek penghijauan pemerintah Mesir menemui jalan buntu, tingkat pertikaian rumah tangga yang berpenghasilan rendah dan jenis kekerasan yang sepele menjadi fokus novel dan film yang ditulis oleh pengarang muda Helwan, Mustafa Zikri. Helwan yang merupakan salah satu pinggiran kota Kairo adalah juga merupakan tempat kediaman beberapa publik figur Mesir; pemimpin surat kabar Al-Wafd Mesir, Musthafa El-Nahhas, misalnya. Atau para keluarga kelas atas pun banyak bermukin di kota ini, seperti Yakans. Bahkan, penyanyi legendaris sepanjang masa Mesir, Umm Kulthoum merintis karir menyanyinya di kota ini hingga kemudian terkenal di seluruh di penjuru Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naguib El-Manqabadi, pemilik surat kabar terkenal "Misr", yang menghabiskan masak kecilnya di kota Helwan, membangun kembali tiga bangunan penting yang sebelumnya terabaikan; Hotel Al-Hayat, Markas Besar Kementerian bidang Jasa (kemudian berubah menjadi Fouad I Sanatorium untuk Penanggulangan penyakit Paru-paru), dan Kapél Protestan (diserahkan pada tahun 1908, kemudian diambil alih oleh gereja Anglian hingga akhirnya dikuasai oleh Patriarki Koptik Ortodoks).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Taman Jepang yang Angkuh&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Eltramco yang membawaku ke kota Helwan akhirnya berhenti. Aku bersama rekanku turun di terminal Helwan. "Inikah kota Helwan?", gumamku dalam hati. Kawasan tersebut cukup ramai, seperti pasar. Mungkin karena hari Ied, pikirku. Namun di sekitarnya terdapat taman-taman. Kerumunan manusia pun menyatu menjadi satu. Ada yang menjajakan jualan, ada yang sedang nge-date dengan pasangannya, ada juga yang sekedar mencari angin segar. Di daerah ini, jumlah orang asing masih sangat minim, terutama dari kalangan mahasiswa. Namun, para pelancong banyak yang berkunjung ke tempat ini. "Turis-turis dari Jepang sering ke tempat ini loh!", tutur Mamdoh, mahasiswa Mesir di Universitas Azhar yang banyak akrab dengan orang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mamdoh menuntun kami menelusuri kota Helwan. Tiba di persimpangan, di jantung kota Helwan, sebuah taman yang cukup luas membentang angkuh. "Ini taman apa namanya?", tanyaku penasaran. "Ini namanya Hadiqah Yabani (Taman Jepang)", tuturnya. Taman Jepang?. Menurutnya, Jepang pernah menguasai kota Helwan hingga meninggalkan banyak arsitek bercorak Asia, termasuk taman Jepang. Mungkin ini yang menjadi salah satu alasan kenapa banyak orang Jepang yang berkunjung ke kota ini, pikirku. "Di sini juga banyak funduk (hotel) ala Asia, terutama ala Jepang", tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun menurut sejarah, taman Jepang ini dibangun pada tahun 1917 oleh Sulfugar Pasha, salah seorang penduduk Helwan hingga masa pemerintahan Sultan Hussein. Taman ini ditata dengan gaya Asia. Di dalamnya terdapat beberapa patung Budha yang tingginya sekitar 10 kaki, berbagai jenis tanaman Asia dan sejumlah kolam ikan juga menghiasinya. Di dalamnya juga terdapat sebuah rumah khas ala Jepang. Di sudut taman, terdapat sebuah pagoda (kuil budha). Pintu gerbang taman pun ditata dengan gaya Jepang yang membentang angkuh di sepanjang jalan raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Jepang adalah simbol kota Helwan. Meski dibangun puluhan tahun silam, namun masyarakat di sini sangat mencintainya, bahkan ada toko yang bernama Mahallath Yabani, "toko Jepang". Namun, sayang ketika aku berkunjung ke kota itu, taman Jepang sedang dalam perbaikan. Aku hanya bisa menikmatinya dari luar sambil terus bertanya, "kenapa Jepang, kenapa bukan Indonesia?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Syarmuthah pun Bercadar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Sampai di rumah Mamdoh, kami disambut oleh seorang bapak yang berperawakan gemuk. "Itu bapaknya Mamdoh", kata temanku. Ust. Ismail, -begitu orang-orang memanggilnya- bekerja di salah satu pabrik persenjataan di kota Helwan. Dia orang Sudan yang beristrikan seorang wanita Mesir. Selain bekerja di pabrik, dia juga seorang hafidz qur'an. "Saya hapal qur'an sejak umur 6 tahun", kisahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, si Hamada muncul. "Saya dihadang dua orang "syarmuthah", tuturnya. Istilah syarmuthah sangat masyhur di kalangan orang Mesir. Istilah ini biasanya digunakan untuk kalangan "perempuan nakal". Di kota Helwan yang agak sepi di malam hari, ternyata menyimpan banyak cerita. Cerita para perempuan nakal yang 'alim'. Kalau anda melewati jalan sepi di malam hari, beberapa perempuan Mesir dengan pakaian ketat, memakai kerudung biasanya parkir di sana. Berjalan sendirian, anda harus siap dihadang. Awalnya, aku sendiri tidak percaya. Dari segi penampilan, mereka nampak seperti wanita baik-baik. Namun, penuturan orang-orang setempat, sedikit menjawab rasa penasaranku. "Jangan lihat penampilannya, bahkan ada syarmuthah yang memakai cadar", kata Hamada. Seorang teman pun pernah bercerita, bahwa sorang perempuan Mesir melakukan adegan tari perut di atas perahu di sungai Nil, ketika akan meninggalkan perahu dia kembali memasang cadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memakai hijab/cadar atau jilbab dalam tradisi arab adalah simbol ketaatan dan kepatuhan. Meski harus diakui bahwa ada segelintir orang yang menyembunyikan identitasnya di balik hijab mereka. Mungkin ini yang terjadi pada para "&lt;em&gt;syarmuthah &lt;/em&gt;alim" itu. Mengingat posisinya sebagai pekerja seks dalam ruang sosial dianggap hina, kotor dan melanggar moralitas, maka mereka harus mencari simbol sebagai alibi stereotype untuk mungukuhkan identasnya. Dengan memakai hijab, mereka ingin eksistensi dan identitas mereka tetap diakui di tengah-tengah masayarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketatnya keamanan Mesir mungkin juga menjadi salah satu alasan para syarmuthah memilih untuk lebih tertutup. Di Mesir sendiri, terdapat banyak polisi adab yang khusus ditugaskan untuk mengawasi gejala-gejala sosial rakyat Mesir. Meski pergaulan remaja Mesir cukup bebas, namun batas-batas kewajaran masih tetap terjaga, tingkat pelecehan seksual pun tergolong masih rendah. "Ah.. di negeriku, kapan maksiat akan terhenti!?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Istana Amirah Ain Hayat &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/Ra0O0CC0qYI/AAAAAAAAACU/ZEHrpRWTA6A/s1600-h/IMG_1996.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5020685446652668290" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 262px; height: 188px;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/Ra0O0CC0qYI/AAAAAAAAACU/ZEHrpRWTA6A/s320/IMG_1996.JPG" border="0" height="237" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;Di samping Taman Jepang, terdapat sebuah bangunan tua yang nampak angker di malam hari. "Itu namanya Qasr Amirah Ain Hayat", tutur Mamdoh. Istana tersebut nampak tidak terawat. Beberapa bagian bangunan sudah rusak. Di depan istana, terdapat sebuah rumah sakit. Orang-orang menyebutnya “Rumah Sakit Umum Helwan”. Menurut penuturan warga setempat, istana tersebut dibangun pada tahun 1898 M. Saat itu pengaruh Eropa telah merambah masuk ke kota tersebut, istana-sitana kuno mulai diabaikan. Bahkan bangungan-bangungan kuno didaur ulang dengan gaya Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak tahu pasti sejarah diabadikannya nama Putri Ain Hayat menjadi nama istana. Yang aku tahu, bahwa Amirah Ain Hayat adalah salah seorang putri Ahmad Rif'at ibn Ibrahim Pasha yang menikah dengan Sultan Hussein, salah seorang penguasa Helwan. Amirah Ain Hayat sendiri meninggal pada tahun 1265 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hunagabisy; Sekedar Mengenangmu&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Perjalananku ke Helwan, meski kurang memuaskan namun cukup berkesan. Suatu saat, aku ingin berkunjung kembali mengelilingi kota itu sambil naik hantûr (dokar). Dalam perjalanan pulang, Mamdoh mengajak kami singgah di sebuah rumah makan Mesir untuk sekedar mengisi perut. "hanugabbisy!", kata Hamada. "Artinya apa?", tanyaku kurang paham. "Kita akan makan di sebuah rumah makan yang bernama "Kusyari al-Gubbásyiah", jelasnya. Aku hanya manggut-manggut mendengar penjelasan Hamada. "Yalla.. Hanugabbisy!", untuk sekedar mengenang bahwa aku pernah singgah di kotamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kairo, 08 Januari 2007&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-673372654321097228?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/673372654321097228/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=673372654321097228' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/673372654321097228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/673372654321097228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2007/01/helwan-kota-sarat-sejarah-perpaduan.html' title='Helwan; Kota Sarat Sejarah'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/Ra0RMSC0qZI/AAAAAAAAACk/0pTM2PfXm9I/s72-c/Helwan+%283%29.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-5589833609791556197</id><published>2006-12-22T19:24:00.000+02:00</published><updated>2007-01-28T19:06:43.490+02:00</updated><title type='text'>Nasussaikokah; Care or Carelessness?</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/RYwbPJ_GusI/AAAAAAAAACA/4dA0_KJgMBM/s1600-h/0_startseite.gif"&gt;&lt;/a&gt;Nassusaikokah!!!??. Kosakata ini bukan kosakata baru, bukan juga bahasa serapan dari bahasa asing. Kalo anda coba cari dalam kamus Bahasa Indonesia, 100% gak akan ketemu. Apalagi kalo anda cari di kamus Bahasa Inggris atau Arab, 100% 1000 kali gak bakal ketemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda yang lahir dari tradisi Sulawesi, mungkin tidak terlalu asing dengan kosa kata ini. "Nassusaikokah", kosakata ini merupakan perpaduan dari kosa kata Indonesia dengan ejaan khas Sulawesi. Kata 'sussa' berasal dari kata sifat "susah" yang berarti sulit, rumit, repot. Diawali dengan awalan "na" –nasussai- yang berubah fungsi menjadi kata kerja; yang berarti 'membuat susah'. Kata 'ko' berarti 'kamu', dan diakhiri dengan akhiran 'kah' yang merupakan kata ganti dari 'apakah', dengan sedikit penekanan diakhir kalimat. Maka, "nasussaikokah" berarti; apakah anda merasa direpotkan!?, atau bahasa kerennya, 'kok situ yang repot seh!'. Kalo dalam bahasa ammiyah Mesir; &lt;em&gt;wa inta ma lak!?&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan 'nasussaikokah' memiliki multi fungsi; sebagai kata seru atau kata tanya sekaligus jawaban. Misalnya; "Nasussaiko kalo jelek!" atau pernyataan; "Tanja bembe'ki", dijawab; "nasussaikokah!?" dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penggunaannya, banyak orang merasa diuntungkan dan juga dirugikan dengan kata-kata ini. Kalo dalam aturan catur, ungkapan &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/RYwXKJ_GupI/AAAAAAAAABc/Gp8I7x5W3jQ/s1600-h/199001776_b07eafbb49.jpg"&gt;&lt;/a&gt;ini identik dengan 'skak ster'. Orang yang mencoba menyindir ato mengkritik kita akan terdiam atau hanya bisa senyum-senyum kecut ketika dijawab dengan ungkapan "nassusaikokah" ini. Pada dasarnya, ungkapan ini bagus digunakan untuk menghadapi orang-orang usil. Namun, di sisi lain, ungkapan ini bisa menyebabkan diskomunikasi atau dialog kurang sehat. Karena pada dasarnya, tidak semua ungkapan orang yang ada di sekitar kita bernilai negatif atau berniat usil. Ada kalanya ungkapan yang bentuknya nasehat, perhatian dan masukan harus kita tanggapi dengan sikap yang lebih dewasa. Karena bisa jadi itu adalah bentuk kepedulian yang diungkap lewat kritik. Maka, jawaban 'nasussaikokah' kadang-kadang perlu ditela'ah ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, bagaimana kita menyikapi ungkapan 'nasusaikokah" ini, bisakah ia berarti ungkapan kepedulian atau sentimental?. Jawabannya bisa iya bisa tidak. Tergantung bagaimana kita menggunakan ungkapan ini. Kalo ungkapan itu digunakan sebagai 'counter attack' terhadap ungkapan semua orang, maka ungkapan ini kurang tepat, karena itu berarti ada unsur sentimen di dalamnya. Namun, kalo digunakan sebagai bahan canda, senda gurau atau ingin mencairkan suasana yang lagi tegang, maka ungkapan 'nasussaikokah' ini bisa bermakna cinta. Cinta yang diungkap lewat sindiran yang diringi gelak tawa, "nasussaikokah!?" yang berarti "Kalo kamu udah beres, baru beres-beresi orang....". Maka, jangan segan-segan dengarkan orang lain...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-5589833609791556197?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/5589833609791556197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=5589833609791556197' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/5589833609791556197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/5589833609791556197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2006/12/nassusaikokah-care-or-carelessness.html' title='Nasussaikokah; Care or Carelessness?'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-4919111565510375841</id><published>2006-12-03T23:28:00.000+02:00</published><updated>2006-12-06T22:18:45.968+02:00</updated><title type='text'>REVIEW; Ada Apa Dengan Dodol?</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/RXcllcPG3oI/AAAAAAAAABM/iL02oBU59-w/s1600-h/bent.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5005510836010540674" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/RXcllcPG3oI/AAAAAAAAABM/iL02oBU59-w/s320/bent.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada apa dengan Dodol ? Sebuah cerita klasik yang unik. Menceritakan tentang seorang remaja yang jatuh hati pada seorang gadis. Seperti kisah anak SMA kebanyakan, kisah ini juga merefleksikan sebuah kisah cinta yang penuh ketegangan, keceriaan bahkan air mata layaknya film-film cinta Korea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar kata orang bijak, cinta tak harus memiliki. Dari sini kemudian cerita ini diangkat. Sosok DOdoL yang lugu, menjadi seorang pemuja rahasia di bilik2 kampus Al-Hidayah. Dodol yang juga merupakan salah seorang Top Record di kampus al-Hidayah diam-diam jatuh hati pada seorang gadis yang juga adek kelasnya sendiri. Cinta kampus ala SMA pun digelar. Bahagia, sedih, haru dan air mata menjadi bumbu perjalanan cinta si Dodol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya, mereka sepakat untuk melanjutkan studi di Universitar al-Azhar setelah selesai nanti. Walhasil, dua remaja yang sama-sama jenius itu pun lulus tes Depag. Bukan anakmapek kalo gak bisa lulus, katanya. Namun, kisah ini harus berakhir dengan air mata. Sekali lagi, cinta tak butuh balasan, karena itu berarti cinta itu berpamrih. Lanjut, cinta memang tak harus selalu bersama, itu mungkin yang terjadi di akhir kisah ini. Si gadis pujaan membatalkan keberangkatannya ke Cairo karena satu alasan yang lebih penting. Meski kecewa, si Dodol sudah membulatkan tekadnya tuk berangkat bersama teman2nya yang lain. Kisah ini menarik, karena mengangkat sebuah uluran hati yang damai, bahwa cinta tak mesti harus bersama, tapi cinta selalu hadir di setiap jejak langkah sang kekasih yang mendamba. Cinta selalu menghadirkan sosok yang indah, tanpa harus saling bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaiman kisah kasih mereka, setelah terpisah oleh jarak dan waktu??. Penasaran..... Ikut kelanjutan kisahnya di DTJAMMU PRODUCTION Entertaiment. Dahsyat Brooo...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-4919111565510375841?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/4919111565510375841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=4919111565510375841' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/4919111565510375841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/4919111565510375841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2006/12/review-ada-apa-dengan-dodol.html' title='REVIEW; Ada Apa Dengan Dodol?'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/RXcllcPG3oI/AAAAAAAAABM/iL02oBU59-w/s72-c/bent.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-4584578051552356310</id><published>2006-12-03T16:46:00.000+02:00</published><updated>2006-12-06T22:14:16.496+02:00</updated><title type='text'>Coba Dengarkan Cinta</title><content type='html'>Manusia diciptakan dalam bentuk yang paling unik, maka wajar kalo manusia kadang bikin rumit, dan suka aneh sendiri. Terkadang hal-hal yang seharusnya kita omongin atau ungkapin, malah terkadang tak pernah bisa diungkap. Parahnya lagi, kita terbiasa menggunakan simbol-simbol atau kata-kata lain sebagai pengganti atas apa yang ingin kita ungkap sebenarnya. Walhasil, karena seringnya maksud kita itu tidak terkomunikasikan, orang lain akan merasa bete, nggak disayang, nggak dihargai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/RXckZcPG3mI/AAAAAAAAAA4/4JXwn0H0zps/s1600-h/Orientasi+Maba+021.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5005509530340482658" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 282px; CURSOR: hand; HEIGHT: 223px" height="279" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/RXckZcPG3mI/AAAAAAAAAA4/4JXwn0H0zps/s400/Orientasi+Maba+021.jpg" width="400" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;YupSss..., memang ada saat-saat kita merasa nggak nyaman mengekspresikan cinta yang kita rasa. Mungkin karena takut mempermalukan orang lain, atau diri kita sendiri, kita ragu tuk bilang, "I love you". Jadinya, kita menyampaikan perasaan itu lewat kata-kata yang lain; "jaga diri baik-baik nah", "belajarki yang rajin", "hati-hatiki di jalan", "nanti saya antarki", "jangki suka begadang", "jangki lupa makan nah". Tapi, sebenarnya, itu cuma opsi-opsi lain dari perkataan yang sesungguhnya; "saya sayang kamu", "saya peduli sama kamu", "kamu sangat berarti buat saya", "saya gak mau ada apa-apa dengan kamu", "saya nggak mau kamu sakit".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, nggak ada salahnya kita coba MENDENGARKAN CINTA lewat kalimat-kalimat yang dikatakan orang lain. Ungkapan eksplisit itu penting, tapi bagaimana kita mengungkapkannya bisa jadi jauh lebih penting. Setiap pelukan bermakna cinta meski kata-kata yang keluar sangat berbeda. Setiap perhatian yang diberikan orang lain menyimpan cinta walau bentuknya kaku, atau mungkin kasar. Yang pasti, kita harus mencari dan mendengar cinta yang ada di baliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang kakak senior memarahi adik kelasnya karena dia rasib ato tidak rajin belajar ato malas pergi kuliah. Si Junior mungkin hanya mendengar omelannya. Tapi kalo dia bener-bener MENDENGAR, dia bakal mendapatkan cinta di sana. Kepedulian dan cinta seorang kakak senior muncul dalam bentuk omelan. Tapi bagaimana pun juga, itu adalah cinta. Seorang akhwat yang kerjanya cuma keluyuran dan selalu pulang larut malam, dan akhirnya dapet kuliah gratis dari teman serumahnya. Gadis itu cuma nangkep kemarahan sang teman. Tapi kalo dia mencoba untuk MENDENGARKAN CINTA, dia bakal menemukannya. "Kamu gimana sih, kita jadi khawatir sama kamu," kata teman serumahnya. Tau nggak, itu sama aja dengan "Kita sayang dan peduli sama kamu. Kita khawatir ada apa-apa dengan kamu" yang sayangnya, tidak tersampaikan dengan lisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang mengungkapkan cinta dengan banyak cara, lewat hadiah, pesan-pesan kecil, dengan senyuman, dengan omelan, dengan air mata, atau mungkin hanya sekedar lewat pandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta bukan hanya ada dalam kata-kata, tapi juga dalam diam. Dan seringkali kita menunjukkan cinta dengan memaafkan orang yang nggak mau mendengar cinta yang kita sampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah dalam "mendengarkan cinta" adalah kesulitan dan keterbatasan kita untuk mengerti bahasa cinta yang dipakai orang lain. Yang sering terjadi, kita jarang mendengarkan orang lain. Kita mendengar kata-kata, tapi kita tidak mempertimbangkan ekspresi atau tindakan-tindakan yang mengiringi kata-kata itu. Sering juga kita cuma bisa mendengar hal-hal negatif, penolakan, kesalahpahaman dan mengabaikan cinta yang menjadi dasarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah dengarkan cinta-cinta yang ada di sekitar kita. Kalo kita bener-bener berusaha mendengarkan, kita bakal temui bahwa kita sebenarnya memang dicintai. Mendengarkan cinta bisa membuat kita sadar bahwa dunia ini adalah tempat yang begitu indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukanlah kehadiran atau ketidakhadiran yang penting; kita nggak perlu merasa kesepian meski kita sedang sendiri. Sendiri itu perlu lho. Dan itu jangan sampe membuat kita jadi kesepian. Yang jadi masalah bukan berada bersama seseorang, tetapi berada untuk seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah ragu nyatakan cinta. Jujurlah dengan apa yang kita rasa dan katakan. Nggak ada ruginya mengekspresikan diri. Ambil kesempatan untuk mengungkapkan pada seseorang betapa pentingnya dia buat kita. Lakukan, buat perubahan, hindari penyesalan. Karena cinta memang ada untuk ditebarkan. Dan saat cinta yang kita berikan diterima, atau dibalas, itulah saat hidup menjadi penuh makna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-4584578051552356310?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/4584578051552356310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=4584578051552356310' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/4584578051552356310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/4584578051552356310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2006/12/coba-dengarkan-cinta.html' title='Coba Dengarkan Cinta'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Q5uFl0RRDJE/RXckZcPG3mI/AAAAAAAAAA4/4JXwn0H0zps/s72-c/Orientasi+Maba+021.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-116231302422566866</id><published>2006-10-31T18:41:00.000+02:00</published><updated>2006-10-31T18:54:26.870+02:00</updated><title type='text'>Menggenggam Surga; Untuk Para Pemuja</title><content type='html'>Bocah itu bernama Anshar. Ayahnya berdarah Libanon, Ibunya berdarah Palestina. Dia sendiri dibawa oleh pamannya ke Mesir sejak kecil. Dunia menyebut Anshar dan bangsa Palestina kaum naziheen, orang-orang terbuang. "Surganya" di Palestina telah dilumat keserakahan. Dia tak pernah merasakan nikmatnya hidup di negeri sendiri, tak juga di negeri orang. "Hidup tanpa derita adalah dusta, hidup penuh derita adalah nista". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ramadhan Karim, Ramadhan Mubarak". Bocah kecil itu menatap sinis. Wanita berbadan gembrot itu seolah tak pernah merasakan kehadirannya. "Berikan aku surga-ku", pintanya. Hanya sorot mata tajam yang dia peroleh. "Surga-mu?, kapan aku merebut surga-mu?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan penuh pesona, di bulan ini surga diobral. Para hamba pun sibuk berburu surga. Karena tercapainya surga tergantung jumlah sujud, bilangan tasbih, dan selaksa doa?. Si Kerdil pun berteriak lantang : "tidak!, Teologi yang sungguh berisi "pembicaraan tentang Allah" menakar kesalehan ataupun argumen rasional demi menalar iman. Bahwa perjalanan paling jauh adalah perjalanan ke dalam jiwa; sedikit melegakan bila ditemani imajinasi, logika, dan abstraksi. Karena spritualitas tidak merayakan kesalehan dengan memuja surga seraya meremehkan dunia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemilik "surga" itu tak mau tahu. Jiwa-jiwa iblis memberontak dalam jiwa mereka. "Surga" orang lain pun diabaikan, derita si Bocah kecil yang meminta surganya yang terampas hanya dianggap angin lalu. "Akulah pemilik surga itu". Sabda langit pun diremehkan. Si Bocah pun mendakwa Tuhan layaknya para teolog setiap kali dilanda bencana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Benarkah surgaku tak ada padamu? trus, dimana Tuhan menyimpan surgaku?". Wanita itu hanya geleng-geleng kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika akar perkara dilacak ke rimba teori, kita tersesat. Kita punya peta, namun terkadang hanyut dalam pesona. Jika mahasiswa filsafat terbuai spritualisme, ia ditegur : manusia diutus ke dunia bukan ke surga. Surga diperlukan agar pengharapan tidak pingsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang murid bertanya kepada sang guru : "benarkah ada surga, dan kenapa mesti ada derita?". Sang guru menjawab, "Ketahuilah, surga itu keberadaannya nyata, dan adanya bukan hanya dalam pikiran. Keberadaanya mutlak dan tidak tergantung pada apakah manusia berpikir tentang itu atau tidak. Maka, yakinilah dulu, sebab tanpa keyakinan yang kuat akan keberadaanya, kamu tidak akan pernah menemukan surga. Ketahuilah, surga dan derita adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Banyak pencari kebenaran yang menemukan surga lewat derita, karena hidup yang sesungguhnya adalah derita yang penuh makna".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para filosof mencoba melakukan "perselingkuhan" dengan logika, menakar keberadaan "surga" dengan pendekatan nalar-rasional. Descartes, sang filosof Prancis misalnya berangkat dari dasar skeptisisme. "Aku ragu akan segala pernyataan, kecuali kenyataan yang tidak bisa dibantah, yaitu kesadaran akan adanya diriku yang sedang ragu". Dalam bahasa sucinya "COGITO ERGO SUM", aku berpikir, maka aku ada. Baginya, sosok "surga" hanya ada, ketika manusia berpikir bahwa ia ada. Begitu juga dengan Locke, sang filosof Inggris. Baginya, sumber pengetahuan yang paling sempurna adalah hanya yang bisa diserap panca indra. Surga yang digambarkan manusia tak pernah ada, karena tidak bisa dibuktikan dengan persepsi indrawi. Sigmund Freud, sang filosof Austria turut serta "meraba" realitas surga. Ide keberadaan "surga" lahir sebagai proyeksi kelemahan dan ketidakberdayaan manusia. Surga adalah ilusi manusia, keberadaanya sangat diragukan, sekalipun tak bisa ditolak sama sekali. Dia menawarkan sesuatu yang lebih nyata yang disebutnya "scienticisme". Imanuel Kant, sang filosof Jerman mencoba lebih bijak. Dia yakin akan keberadaan realitas di luar diri manusia. Menurutnya, apa yang kita lihat bukanlah yang sebenarnya atau dalam istilah Kant "nomina". Yang kita lihat hanyalah penampakan yang disebutnya "fenomena". Namun, dia tidak pernah yakin bisa mengenali apalagi menemukan "surga" yang diimpikan manusia, karena kehadirannya ambigu. Akhirnya, sang "logika" pun angkat bicara, "Saya merasakan keterbatasan saya, betapa pun saya mencoba memahami, saya tetap saja bingung. Kalau bukan karena hidayah Tuhan, maka tak mungkin kita akan mengetahui hakikat sesuatu secara mendasar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara para sufi menghadirkan "surga" dalam diri mereka lewat sang "Pemilik Surga", pemilik pujian-pujian suci. "Surga" menyusup ke dalam bilik-bilik jiwa, kehadirannya nyata, menepis relung-relung duka. Merajut kasih mesra lewat sabda-sabda suci, lewat derita sadar diri. Derita kesadaran batin akan kebutuhan spiritual, derita yang terjadi akibat cinta yang kuat dan pengagungan rohani yang nyata. Rabi'ah el-Adawiah tak pernah terpikat surga, karena jiwanya selalu berada dalam surga kasih sang pemilik surga abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Bocah menatap sendu, seolah menemukan sesuatu. "Bahagiakah engkau dengan "surga" yang ada di genggamanmu?". Wanita itu tertegun mendengar pertanyaan si Bocah. Harta, kekuasaan dengan segala pernak-pernik kehidupan telah ia dapat. Tapi, ia selalu merasa hampa. Tetes-tetes embun kebahagiaan enggan menyapanya. Ia mulai sadar  telah kehilangan sesuatu yang sangat berharga. Kehilangan kekayaan spritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat dengan kata-kata Ibn Miskawaih : "Kesedihan hanyalah derita jiwa yang timbul akibat hilangnya sesuatu yang kita cinta, atau karena kita gagal mendapatkan apa yang kita cari. Biang keladinya adalah, karena kita serakah pada harta benda, haus pada nafsu-nafsu badani, lalu merasa rugi kalau salah satu dari itu semua hilang atau gagal kita peroleh. Kalau saja dia tahu siapa dirinya, dan tahu bahwa apa saja yang ada di alam ini tidak kekal, dan yang kekal itu hanyalah alam pikiran, niscaya dia tak akan lagi bersedih hati karena hilangnya apa yang diingini, atau gagal memperoleh apa yang diangankannya di dunia ini". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba si Bocah berteriak kegirangan, "ah.. bukan "surga" ini yang kucari. Aku tak butuh surga, aku butuh sang 'pemilik surga' dan dunia seluruhnya, akan kugenggam surga lewat cinta kasihnya", sambil berlari menjauh. Wanita itu hanya tertunduk, tak kuat ia mengangkat kepalanya. Hanya tetasan air mata yang mengiringi hilangnya si Bocah dalam gemuruh gejolak bumi. Wallahu a'lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;*Dimuat di Buletin WawasaN KKS Mesir&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-116231302422566866?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/116231302422566866/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=116231302422566866' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/116231302422566866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/116231302422566866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2006/10/menggenggam-surga-untuk-para-pemuja.html' title='Menggenggam Surga; Untuk Para Pemuja'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-112163783070646996</id><published>2005-07-18T00:42:00.000+03:00</published><updated>2006-11-01T15:12:04.003+02:00</updated><title type='text'>Atas Nama Tuhan*</title><content type='html'>Andai anda disuruh untuk meminta sesuatu yang terbaik buat anda kepada Tuhan, apa yang akan anda minta? Pernahkah anda mencoba medialogkan keluhan anda pada Tuhan? Apa yang anda perbincangkan? Masalah pemilu 2004 kah, atau masalah umat islam yang tak kunjung berakhir? ataukah anda sama sekali tak pernah berdialog dengan Tuhan anda. Anda tahu, para pemikir seringkali mendialogkan ide-ide mereka dengan Tuhan, bahkan banyak diantara mereka yang mengatakan bahwa mereka terinspirasi oleh Tuhan. Ketika Thomas Aquinas memikirkan teologi dalam kepalanya, tidakkah ia telah menyatakan terinspirasi oleh Tuhan?. Ketika Amadeus Mozart memikirkan musiknya dalam kepalanya, tidakkah ia mengatakan terinspirasi oleh Tuhan?, ketika Thomas Jefferson memikirkan kebebasan dalam kepalanya, tidakkah ia menyatakan terinspirasi oleh Tuhan untuk menulis sebuah deklarasi tentang satu bangsa dibawah Tuhan?. Bahkan ketika orang Zionisme Israel menindas rakyat Palestina, tidakkah mereka mengatakan terinspirasi oleh Tuhan? berperang atas nama Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa inspirasi dari Tuhan bagi mereka? Semua nampak berbeda, antara ide-ide yang diintrepretasikan dalam bentuk kebijakan yang sesungguhnya, dengan ide-ide yang diintrepreteskan sebagai motif untuk melakukan penindasan. Mereka melakukan kekerasan untuk menghentikan kekerasan, membunuh untuk menghentikan pembunuhan, menindas atas nama keadilan, berperang atas nama Tuhan mereka. Tetapi semua tampak sia-sia, kenapa? Karena mereka tak berani jujur kepada diri mereka sendiri, semua dibalut dengan kebohongan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tangal 21 Maret 2004 yang lalu, selesai menunaikan shalat subuh, tokoh spritual gerakan Hamas, Syekh Ahmad Yasin bersama dua orang anaknya, gugur syahid di tangan para Zionis bejat, tokoh yang hanya bisa memperjuangkan kemerdekaan rakyat Paletina diatas kursi rodanya, yang bergerak saja susah, dan kalo berbicara hampir tak terdengar, harus menjadi korban kekejaman inspirasi Tuhan Sharon. Lagi-lagi inspirasi, suara-suara Tuhan mereka tiba-tiba menjadi sangat kejam dan brutal, suara tanpa suara yang mereka juluki inspirasi Tuhan itu haus akan darah rakyat Paletina. Apa yang sedang mereka cari, apakah mereka sedang mewakili suara Tuhan mereka, ataukah aksi kekerasan itu hasil dari dialog mereka dengan Tuhan mereka? Entahlah, aku sendiri tak pernah mengerti, engkau lebih tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa tiba-tiba "kekuasan", "ambisi", dan "keakuan" merajalela, seolah-olah hidup ini tak akan ada tanpa kekuasaan, padahal di saat yang sama, kekuasan itu sendiri telah membunuh kreativitas berpikir positif manusia, seolah-olah hanya dia yang MEMILIKI, padahal tanpa sadar dia akan KEHILANGAN, semua dibalut dengan nafsu. Karena ada dan tiada itu saling mengait, yang ada tentu akan tiada, sebaliknya yang tiada tentu akan ada, maka yang memiliki tentu akan kehilangan! Dan dia yang merasa suka di waktu memiliki, sudah tentu saja akan menderita duka di waktu kehilangan. berbahagialah si bijaksana yang TIDAK MEMILIKI APA-APA, karena dia akan bebas dari suka maupun duka!. Anda lebih tahu dan lebih paham itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;*Untuk rakyat Palestina yang tertindas &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-112163783070646996?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/112163783070646996/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=112163783070646996' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/112163783070646996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/112163783070646996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2005/07/atas-nama-tuhan.html' title='Atas Nama Tuhan*'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-112163644400911090</id><published>2005-07-18T00:36:00.000+03:00</published><updated>2006-11-01T15:15:09.646+02:00</updated><title type='text'>Si Qabil &amp; Si Habil</title><content type='html'>Siapa diantara kita keturunan Qabil, dan yang mana anak cucu Habil ??? Pertanyaan yang cukup rumit. Untuk menjawabnya, kita harus tau siapa Qabil dan siapa Habil. karena dari kedua nama inilah anak manusia terlahir. Mereka adalah putra-putra Nabi Adam AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qabil dan Habil adalah sadara kandung. Si Qabil, jiwanya diselimuti kebencian dan nafsu syetan. sementara si Habil, jiwanya suci dengan kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran dengan jelas menggambarkan hal itu. Keduanya adalah persembahan untuk Tuhan, sementara Tuhan sekali-kali tidak akan menerima para pengikut syetan dan mengasihi pemilik jiwa-jiwa suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peryataan Tuhan seharusnya menyadarkan Qabil dan kembali kepadanya dengan penuh penyesalan dan memohon ampunannya. Namun, Qabil justru berniat lain. Dia justru semakin benci kepada saudaranya sendiri dan berniat untuk menghancurkan kesuciaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Qabil bilang : "Aku pasti membunuhmu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Habil menjawab : "Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertaqwa. Sungguh kalo kamu menggerakkan tanganmu untuk membunuhku, sekali-kali aku tidak akan menggerakan tanganku untuk membunuhmu. Sungguh aku takut pada Allah, Tuhan semesta alam".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita renungkan kata-kata Qabil, "aku pasti membunuhmu", dan kata-kata Habil yang polos. Ketakutannya pada Allah-lah yang menahannya untuk membalas "bunuh dengan bunuh". ...Sungguh kalo kamu menggerakkan tanganmu untuk membunuhku, sekali-kali aku tidak akan menggerakan tanganku untuk membunuhmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang membuat Habil begitu pasrah ? Ya.. hanya taqwa, takut pada sang Pencipta. Dia seorang saudara yang takut akan murka Tuhannya dan pengorbanannya akan di bayar mahal oleh Tuhan sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus.. siapa anak cucu Qabil dan siapa anak cucu Habil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak cucu Qabil adalah simbol generasi dzalim, mereka adalah mahluk berwajah senjata, pisau belati dan berseragam penyiksaan. Sementara anak cucu Habil adalah para generasi terdzalimi, generasi antrian syuahada sepanjang sejarah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak cucu Habil adalah generasi penuh luka dan derita. Sementara anak cucu Qabil adalah para penguasa bumi yang menjadikan anak cucu Habil sebagai santapan kekejamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai bukan karena rahmat Tuhan, niscaya bumi ini akan dipenuhi para anak cucu Qabil yang dzalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, anak cucu Habil akan selalu hidup, di sini dan di sana. Entah dimana, tapi mereka tetap di sana. Kalian akan tau dari pancaran sifat sejati mereka. Mereka adalah generasi terhormat, hanya kebenaran yang keluar dari mulut mereka dan merelakan hidup mereka untuk mempertahankan kebenaran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah anak cucu Qabil dan yang mana anak cucu Habil.....&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;*Diterjemahkan dari catatan pinggir Ahmad Bahjat, Ahram News Cairo.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-112163644400911090?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/112163644400911090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=112163644400911090' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/112163644400911090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/112163644400911090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2005/07/si-qabil-si-habil.html' title='Si Qabil &amp; Si Habil'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-112058182421615192</id><published>2005-07-05T19:40:00.000+03:00</published><updated>2006-11-22T14:55:58.648+02:00</updated><title type='text'>ATTAHSIN WA TAQBIH; Versi Asy'ariah</title><content type='html'>a.       Mukaddimah&lt;br /&gt;Perdebatan seputar kalam dikalangan para ulama masih hangat diperbincangkan, terutama tiga aliran besar ; Mu’tazilah Asy’ariah dan Maturudiyah. Diantara permasalahan yang masih jadi perdebatan adalah masalah At-tahsin Wa Taqbih, pokok permasalahan terfokus pada masalah esensi kata tersebut, apakah dia merupakan sifat dzat yang diketahui dan dipahami secara daruri oleh akal atau lebih bersifat relatif, yang bisa mengalami perubahan hukum berdasarkan situasi dan kondisi ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Makna At-tahsin wa Taqbih&lt;br /&gt;Menurut pandangan Asy’ariah bahwa nilai “baik” dan “buruk” itu tidak termasuk sifat dzaty (hakiki) bagi nilai sebuah kebaikan dan keburukan, dan bukan juga yang diketahui dan dipahami akal secara daruri ataupun teori. Tapi bagi mereka, nilai “baik” dan “buruk” lebih  bersifat abstrak dan relatif, terkadang mengalami perubahan sesuai dengan pandangan akal terhadap personal, waktu dan situasi. Golongan Asy’ariah mengklarifkasi hal tersebut kedalam tiga pandangan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandanngan pertama :&lt;br /&gt;Perbuatan itu terbagi  kepada : yang sesuai dengan tujuan disebut hasan (baik), yang meyalahi tujuan disebut qabh (buruk).  Dan yang tidak sesuai tujuan dan tidak meyalahi tujuan disebut abaz (sia-sia).&lt;br /&gt;Bedasarkan pandangan ini, maka perbuatan itu dinilai “baik”,  manakala sejalan dengan tujuan dan dinilai  “buruk” jika meyalahi tujuan. Seperti : membunuh fulan, bagi keluarga fulan itu “buruk” karena menyalahi kebenaran, tapi bagi si pembunuh itu “baik” karena sesuai dengan tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan kedua :&lt;br /&gt;“Baik” berdasarkan syar’i, yaitu hal-hal yang diperintahkan syar’i dan berhak mendapatkan apresiasi secara syar’i. Hal ini meliputi amalan-amalan wajib, sunnat dan perbuatan-perbuatan allah. Dan mubah tidak masuk dalam kategori ini, karena tidak adanya apresiasi syar’i bagi yang melakukannya atau meninggalkannya.&lt;br /&gt;Sedangkan “buruk” adalah hal-hal yang dicela syar’i. Hal ini meliputi haram saja, tidak mencakup makruh dan mubah, karena syar’i tidak memberikan celaan bagi yang melakukannya.  Meskipun demikian, ia tidak dikategorikan hasan dan tidak juga qabh, tapi lebih pada otoritas pribadi seseorang dimana ia berada pada pilihan antara  harus melakukannya – karena sesuai dengan tujuan - atau meninggalkannya.&lt;br /&gt;Berdasarkan pandangan ini, nilai “baik” dan “buruk” menjadi sangat variatif dan relatif, dimana syar’i bisa mewajibkan suatu perbuatan disatu sisi, dan disisi lain mengharamkannya. Atau mewajibkan kepada seseorang dan mengharamkan kepada yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan ketiga :&lt;br /&gt;Pada umumnya, “baik” itu adalah : apa yang seharusnya dilakukan seseorang. Hal ini mencakup perbuatan-perbuatan allah, wajibaat, sunnat, mubah dan makruh. Akan tetapi golongan Asy’ariah sendiri bebeda dalam hal mubah. Diantaranya :&lt;br /&gt;§         Ada yang melarang menilai sesuatu itu “baik” berdasarkan tinjauan bahwa hal tersebut dianjurkan atau diserukan atasnya, karena pada dasarnya mubah tidak seperti itu.&lt;br /&gt;§         Dan ada yang memperbolehkan dengan pandangan bahwa “siapa yang melakukan suatu perbuatan yang dibolehkan” bisa dikatakan “melakukan sesuatu yang “baik”” tanpa adanya bantahan dari mayoritas orang islam. Dan seandainya perbuatan itu tidak “baik”, maka bisa dikatakan ia telah melakukan sesuatu yang “mubah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pandangan ini, maka nilai “baik” dan “buruk” itu relatif, dimana syari’i memiliki otoritas untuk mengklaim suatu perbuatan itu wajib disatu sisi dan haram disisi lain. Maka nilai “baik” dan “buruk” itu pada dasarnya tidak bersifat dzaty (hakiki).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.        Beberapa Permasalahan&lt;br /&gt;1.       Dikatakan : menurut Asy’ariah bahwa semua ciptaan allah itu “baik” dari semua sisi. Dan diantara ciptaannya adalah  perbuatan hamba (af’al ibaad), maka semua perbuatan hamba juga “baik”. Trus, bagaimana dengan sebagian perbuatan “buruk” manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golongan Asy’ariah berbeda dalam hal ini kepada dua golongan:&lt;br /&gt;·         Diantaranya ; perbuatan allah itu berpengaruh terhadap ciptaannya (perbuatan manusia), maka perbuatan manusia memiliki nilai yang sama dengan perbuatan tuhan karena dia merupakan bagian dari ciptaan Tuhan.&lt;br /&gt;·         Yang lain mengatakan ; perbuatan “buruk” manusia itu adalah usaha hamba itu sendiri tanpa ada campur tangan tuhan didalamnya. Maka hukum “buruk” itu dinilai berdasarkan perbuatan dan usaha manusia, bukan perbuatan Tuhan.&lt;br /&gt;2.       Syubhat Istidlaliyah : Para ahli logika sepakat bahwa berbohong, kebodohan, kekafiran dan kedzaliman itu “buruk”. Jujur, adil, iman dan ilmu itu “baik”. Hal tersebut diketahui manusia secara daruri tanpa membutuhkan pertimbangan-pertimbangan lain, “baik” itu secara urf (adat) atau syar’i. Bahkan hal tersebut diyakini oleh orang-orang yang tidak mengenal urf dan meyakini syariat seperti agama Brahma dll. Hal itu menunjukan bahwa “baik” dan “buruk” itu diktehui secara dzaty (daruri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, Asy’ariah mempunyai beberapa pandangan diantaranya :&lt;br /&gt;·         Bahwa klaim berbohong dan dzalim itu dinilai “buruk”,  lebih pada masalah pembenaran (tashdiqi), sedangkan hukum pembenaran tidak bisa terealisasi tanpa adanya gambaran secara terperinci. Maka seandainya pengetahuan tentang itu daruri, maka pengetahuan tentang hakikat bohong dan dzalim juga menjadi daruri.&lt;br /&gt;Pandangan tersebut dinilai salah, karena daruri itu adalah yang diketahui akal secara langsung tanpa meliahat hal-hal diluar dirinya, tanpa ada gambaran secara terperinci. Seperti hitam dan putih tidak bisa bersatu, hal tersebut diketahui secara daruri, sedangkan esensi hitam dan putih tidak diketahui secara daruri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Subhat Ilzamiyah : seandainya penetapan nilai “baik” dan “buruk” setelah adanya syar’i, maka bisa saja  terjadi  kebohongan dalam risalah nabi, yang bisa mencemarkan otentitas kenabian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantahan Asy’ariah :&lt;br /&gt;·         Menurut mereka, nilai “baik” dan “buruk” itu tidak mesti setelah adanya syariat dan tidak seharusnya menafikan nilai “baik” dan “buruk” itu sebelum datangnya syar’i.&lt;br /&gt;·         Seandainya “baik” itu hanya yang dinilai “baik” oleh syar’i dan “buruk” itu yang dinilai “buruk” oleh syari’i, maka pada dasarnya golongan Asy’ari tidak menerima penafian makna “buruk” sebelum adanya syar’i serta tuduhan kemungkinan terjadinya penyimpangan di dalam risalah kenabian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bi shawab..........&lt;br /&gt;Kairo, 29 Maret 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;·    Disampaikan dalam diskusi bersama Forum Kajian Baiquni di Sekretariat KKS pada tanggal 29 Maret 2005.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-112058182421615192?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/112058182421615192/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=112058182421615192' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/112058182421615192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/112058182421615192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2005/07/23-mei-2005.html' title='ATTAHSIN WA TAQBIH; Versi Asy&apos;ariah'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-112058145589819721</id><published>2005-07-05T19:36:00.000+03:00</published><updated>2006-11-22T15:00:05.104+02:00</updated><title type='text'>ALHADATSAH WA MA BA'DA HADATSAH I</title><content type='html'>MODERNISME DAN POST-MODERNISME&lt;br /&gt;Dr. Abd. Wahab el-Masiry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang penulis Amerika keturunan Yahudi Susan Sontag, pembela kaum lesbi penulis buku; Against Interpretation, (melawan Interpretasi) dianggap sebagai salah seorang penulis terpenting di zamannya. Buku tersebut hadir dengan nuansa yang agak berbeda dengan peradaban Barat. Menceritakan tentang nonrasial filsafat yang mulai mengkungkung barat (bahwa kreasi seni bukan sebuah cerita tapi sihir, –jawaban intuisi yang butuh penafsiran– penampilan kita adalah wujud yang sebenarnya, dan wajah adalah topeng), dalam alam post-modernisme tidak ada bentuk yang bisa dipahami, manusia sebagai manusia kehilangan ciri yang menjadikannya memiliki posisi yang sama dengan yang lain, bahkan manusia dikuasai oleh segala sesuatu). Banyak diantara pemikir barat menganggap kelahiran buku ini sebagai sejarah lahirnya post-modernisme.&lt;br /&gt;Bermula dari lahirnya gerakan pencerahan (humanisme) barat yang menjadikan manusia sebagai pusat, dan menegaskan tentang rasionalitasnya serta kemampuannya melampaui dirinya dan lingkungannya tanpa mengetahui hal-hal yang nonrasial. Peradaban ini dimulai dengan pengumuman "matinya tuhan" atas nama manusia sebagai pusat dan berakhir dengan pencabutan otoritas manusia menjadi decenter.&lt;br /&gt;Kaum modernis menganggap bahwa teknologi akan menjadi sumber kebahagian manusia dan menjanjikan dunia yang lebih baik. Namun, hal itu tidak berlangsung lama, sampai kemudian ditemukan juga begitu banyak dampak negatif dari ilmu pengetahuan bagi dunia. Teknologi mutakhir ternyata sangat membahayakan dalam peperangan dan efek samping kimiawi justru merusak lingkungan hidup. Dengan demikian, mimpi orang-orang modernis ini tidaklah berjalan sesuai harapan dan berakhir dengan kehancuran manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;Dalam buku ini, Dr. Masiry memulai tulisannya dengan pembahasan tentang fenomena awal yang menyebabkan lahirnya babakan baru dalam sejarah peradaban barat. Lahirnya modernisme yang kemudian berakhir dengan lahirnya post-modernisme. Buku ini sangat menarik untuk dikaji bersama sebagai refeleksi tentang kehidupan yang melanda masyarakat barat saat ini, atau mungkin telah menjangkiti diri kita atau masyarakat kita tanpa pernah sadar akan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Materi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam tulisan ini, Dr. Masriy memulai dengan pembahasan tentang "materi". Yang dimaksud dengan "materi" di sini adalah materi dalam istilah Filsafat ; meyakini bahwa materi adalah zat asli dan penggerak inti alam. Pandangan ini tidak ada kaitannya dengan "cinta harta (materi)", karena banyak diantara kaum materialis lebih zuhd dibanding orang-orang beriman. Pola hidup materialis tidak berarti semua masyarakat barat itu materialistis, banyak diantara mereka yang masih bersikukuh dengan iman mereka, tapi justru pola hidup materialislah yang menguasai aspek kehidupan mereka secara umum dan khusus. Pola materialis ini mengalami dua fase :&lt;br /&gt;1.      Fase rasionalitas materi (Modernisme)&lt;br /&gt;2.      Fase nonrasial materi (Post-Modernisme)&lt;br /&gt;Rasionalitas materi adalah keyakinan bahwa alam ini memuat hal-hal yang bisa digunakan untuk mengintrepretasi segala bentuk materi tanpa membutuhkan wahyu atau pesan Tuhan. Rasionalitas materi ini lebih di kenal dengan istilah gerakan pencerahan, dimana akal manusia mampu mencapai pengetahuan yang menerangi segala sesuatu serta fenomena-fenomena alam. Pengetahuan ini menjadikan manusia sebagai pusat pada alam, yang menjadikannya mampu merubah dan menguasai alam. Dimana manusia berubah menjadi tuhan atau wakil tuhan atau tidak butuh lagi kepada tuhan. Inilah yang menjadi perdebatan humanisme yang dianggap sebagai fase awal dari gerakan pencerahan modernisme.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Post-modernisme dan Kegilaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang bisa saja menganggap "Post-modernisme" hanya permainan kata atau seperti hantu yang menakutkan atau sebagai aliran filsafat yang tidak bisa dipahami oleh akal kita yang lemah. Orang bisa ngotot menganggapnya tidak ada dan omong kosong. Meskipun orang bisa juga bersikukuh menganggapnya kenyataan paling real hari ini. Orang tidak akan pernah tahu apa itu post-modernisme tanpa mengetahui perselisihan sejarah filsafat dengan gerakan dekonstruksinya serta munculnya imajinasi rasio dan perkembangannya.&lt;br /&gt;Pembahasan ini dimulai dengan sosok tokoh post-modernisme, Jacques Derrida (1930 M.) seorang filosof Francis Yahudi. Dia penganut aliran filsafat nonrasial kontemporer. Dia banyak terpengaruh dengan Nietsche dan fiolosof serta pemikir lainnya (Sarter, Martin Heidegger, Imanuell Lipness, pemikir Francis Yahudi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Derrida memulai dengan perlawanan terhadap strukturalisme (al-binyawiyyah), sebuah gerakan yang –dari segi filsafat- berusaha menjauh dari esensi manusia yang berada dalam naungan eksistensialisme (al-wujudiah). Orang-orang struktrulis menganggap strukturalisme sebagai penggerak awal dan melampaui akal manusia. Sehingga kita mendapati struktur bahasa dan kekuasan berbicara tentang manusia, bukan manusia yang berbicara tentang struktur bahasa dan kekuasaan. Derrida berkesimpulan bahwa strukturalisme di kemas dalam metafisika dimana eksistensi akal ibarat ungkapan-ungkapan suci yang melampaui alam intuisi dan perubahan. Struktur dalam pandangan orang Strukturalis adalah metode-metode yang menyerupai bangunan akal manusia. Sedangkan strukturalisme adalah proyek mempelajari bangunan akal tersebut. Konsekwensinya, manusia kembali pada otoritasnya dan memberikan alam rasionalitas dan makna yang memungkinkan manusia untuk sampai pada satu kebenaran.&lt;br /&gt;Proyek besar Derrida adalah upaya untuk meruntuhkan ontologi&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://beta.blogger.com/post-edit.g?blogID=10028614&amp;postID=112058145589819721#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;*&lt;/a&gt; barat secara menyeluruh yang dibangun dengan pola pemilahan (oposisi) biner, seperti manusia dan alam, mutlak dan nisbi, tetap dan berubah. Oposisi biner ini bersandar pada pertanda transendensi yang tsabit. Derrida berusaha meruntuhkan pertanda transendensi tsabit tersebut (logos, mutlak dan tetap) dari sisi agama dan materi dengan menetapkan oposisi binernya. Dengan begitu, dia mampu mehancurkan batasan-batasan oposisi yang tersusun dalam pertanda transenden menuju suatu alam baru tanpa batas, asas dan tanpa dasar ketuhanan bahkan tanpa landasan sama sekali. Pluralisme dan relativisme menjadi kata kuncinya. Alam petanda dan pertanda terpisah secara mutlak.  Maka, bagi mereka tidak ada bahasa (kalau pun ada, hanya sekedar bahasa tubuh intuisi). Realitas teks saling tumpang tindih. Teks tidak bisa lagi dihadapkan pada realitas ataupun teks dengan makna teks. Pandangan nihilisme ala posmo ini akan menjadi dekonstrukter ketika dijadikan metode dalam membaca sebuah teks.&lt;br /&gt;Dengan proyek dekonstruksinya, Derrida berusaha menghancurkan batasan-batasan kata, kalimat dan makna dengan menciptakan makna-makna baru. Derrida memainkan bahasa provokatif dengan tetap menjaga keseimbangan bahasa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan Derrida menurut Masiriy adalah permainan anak-anak yang memuakkan. Kita tahu bahwa permainan anak-anak pada masa kanak-kanak adalah wajar, tapi ketika menjadi orang dewasa, suasananya akan sangat berbeda. Masiry memberikan contoh ; Derrida ketika lahir diberi nama Jacky kemudian dia ganti menjadi Jacques. Dia mengganti namanya tanpa meninggalkan nama yang pertama. Baginya, nama pertama adalah nama yang kedua dan yang kedua adalah yang pertama. Bagaimana bisa seperti itu? Derrida mengatakan : "nama itu seperti tanda khitan, isyarat yang datang dari orang lain, dan tidak mungkin berpisah dari badan". Menurut Masiry, nama bisa saja sama dengan khitan dari satu sisi tapi tidak dari semua sisi. Kita bisa saja menyamakan satu dengan yang lain tanpa ada pertautan antar keduanya. Seperti itulah tabiat perbandingan (majaz). Dia tidak menuntut pertautan dari semua sisinya. Sedangkan Derrida mengatakan bahwa majaz tidak bisa dibawa menuju titik akhir yang logis. Ini yang diketahui setiap anak-anak, ini juga yang dipahami oleh Derrida, akan tetapi dia mempermainkan esensi majaz untuk merusak makna bahasa itu sendiri.&lt;br /&gt;Menurut Derrida, nama adalah fenomena peradaban manusia sama dengan bahasa. Menurutnya, nama adalah tanda yang tidak berpisah dari yang ditandai, ada hubungan pertautan dan pemisahan antar keduanya. Menurut Masiry, seandainya kita tahu bahwa nama adalah fenomena peradaban manusia dan tunduk pada keinginan manusia, tidak seperti tubuh yang merupakan fenomena alam / materi, maka, kita akan marah dan sedih seperti anak-anak dan akan memberitahu semua orang bahwa tidak ada hubungan antar tanda dan yang ditandai yang meyebabkan posisi manusia bermasalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Modernisme dan Post-modernisme&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Secara terperinci, mustahil bagi kita untuk mendefinisikan post-modernisme secara utuh. Hal ini karena adanya ketidaksepahaman mengenai modernitas yang digantikan oleh postmodernis. Kenyataannya, kata “postmodern” sendiri sulit untuk dimengerti secara tepat. Kata “modern” sendiri berarti “terbaru, barusan, mutakhir”; sedangkan kata “post” (pasca) berarti “sesudah.” Jadi secara harfiah sesungguhnya pengertian postmodern mengandung makna pengingkaran, maksudnya “sesuatu” itu bukan modern lagi. Jadilah kemudian post-modernisme mengaburkan pengertian modernisme. Istilah "Post-modernisme" juga dikenal dengan "Poststrukturalisme" yang ditandai dengan runtuhnya filsafat strukruralisme, dan terkadang juga dikaitkan dengan istilah "dekonstruksi". Meskipun istilah posmodenisme mengandung makna yang lebih umum dari dekonstruksi yaitu pandangan filsafat secara umum, sedangkan "dekonstruksi" adalah salah satu tujuan dari filsafat ini. Dekonsktruksi adalah aliran yang meruntuhkan otoritas manusia yang dijadikan sebagai salah satu metode pembacaan teks-teks post-modernisme.&lt;br /&gt;Derrida melihat bahwa ontologi barat bermula dari Plato. Inti dari teori Plato adalah keyakinan tentang adanya alam kebenaran mutlak, yaitu alam universal yang melampaui alam kita dengan satu tujuan, serta alam materi yang menghalangi alam mutlak. Teori Plato sendiri masih mengandung kontradiksi fatal. Plato mengatakan bahwa meskipun alam materi menghalangi alam mutlak, akan tetapi kita bisa sampai pada pengetahuan tentang manusia melalui intuisi, akal dan bahasa. Akan tetapi semua makna yang dicapai bersandar pada metafisika transendensi, jadi ada hubungan antara realitas dan metafisika. Plato menegaskan bahwa intuisi, akal dan bahasa hanya sebatas alat untuk mencapai tujuan akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyek modernisme bertolak pada pemahaman bahwa alam ini memuat hal-hal yang bisa digunakan untuk menafsirkannya, dan bahwa akal mampu mencapai penafsiran rasio universal tentang alam ini tanpa perlu melakukan transendesi terhadap kosmos dan materi. Dalam artian, universalitas transendesi adalah semua materi yang ada di alam kita (dunia).&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://beta.blogger.com/post-edit.g?blogID=10028614&amp;amp;postID=112058145589819721#_ftnref1" name="_ftn1"&gt;*&lt;/a&gt; Ontologi adalah aliran filsafat tentang keberadaan secara umum, ada sebagaimana dia ada. Pemikiran tentang ontologi merupakan pembahasan khusus tentang wujud (eksistensi).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-112058145589819721?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/112058145589819721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=112058145589819721' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/112058145589819721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/112058145589819721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2005/07/26-mei-2005.html' title='ALHADATSAH WA MA BA&apos;DA HADATSAH I'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-110726905402977112</id><published>2005-02-01T16:44:00.000+02:00</published><updated>2006-11-22T15:02:40.280+02:00</updated><title type='text'>ALHADATSAH WA MA BA'DA HADATSAH II</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Etos Post-modernisme&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Ontologi&lt;br /&gt;Bagi kaum Postmodernis tidak ada yang universal. Tidak ada satu landasan akhir yang bisa dijadikan pegangan, dan bahkan tidak ada pemilahan. Proyek postmodernis adalah usaha meruntuhkan kebohongan metafisika dan kerancuan filsafat humanisme secara total dengan meruntuhkan realitas universal kaum modernis.&lt;br /&gt;Proyek modernisme bersandar pada dualisme zat yang saling berkaitan, yang berinteraksi dengan objek yang saling berkaitan dalam naungan ke-universal-an yang tsabit, yang pada akhirnya kembali kepada tuhan atau paling tidak kembali kepada naungan tuhan. Maka, proyek post-modernisme berusaha menghilangkan naungan ini. Mereka mengingkari sumber segala sesuatu, maka materi universal yang memiliki makna tidak menyisakan kecuali materi saja. Kebenaran itu tersembunyi diantara kebenaran-kebenaran dan tersembunyi diantara bagian-bagian materi yang tidak diikat oleh ikatan. Alam postmodernitas adalah situasi yang senantiasa bergerak dan berubah-ubah, tapi tidak menuntut perkembangan yang memiliki makna dan tujuan. Begitulah esensi metafisika menurut Postmodernis.&lt;br /&gt;Semua ini menunjukan hilangnya titik pusat yang mengontrol segala sesuatu. Kaum Posmodernis menganggap penggunaan kalimat "yakin, motivasi, kebenaran dan zat" sebagai kata kunci keruntuhan metafisika. Karena kalimat seperti ini mengandung isyarat kebenaran universal dan oposisi biner. Di dalam modernisme, realitas tersusun berdasarkan ukuran-ukuran yang dipatok manusia dari dirinya dan alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun postmodern dalam masyarakat bermacam-macam bentuknya, mereka sama-sama sepakat bahwa tidak ada fokus atau titik pusat. Tidak ada lagi standar umum yang dapat dipakai mengukur, menilai atau mengevaluasi konsep-konsep dan gaya hidup tertentu. Lenyaplah sudah usaha mencari sumber otoritas pusat. Lenyaplah sudah usaha untuk mencari kekuasaan yang absah dan berlaku untuk semua. Kekuatanlah yang menentukan segala-galanya. Karena tidak ada "rasionalitas universal" untuk menghakimi siapa yang "benar", maka kompetisi klaim harus diselesaikan dengan kekuatan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muncullah pemeo "might is right", kekuatanlah yang akan menentukan siapa-siapa yang pantas disebut "universal", yang dalam perkembangan sejarah lazimnya berhubungan dengan klaim kebenaran "final".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posmodernisme dalam arti sebenarnya adalah akhir sejarah, akhir kisah, hilangnya kausalitas&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://beta.blogger.com/post-edit.g?blogID=10028614&amp;postID=110726905402977112#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;*&lt;/a&gt;, akhir metafisika dan hermeneutika. Postmodernis dalam hal ini berarti perlawanan terhadap modernisme. Kegagalan dan kehancuran modernisme, atau lebih tepatnya anti-modernis. Maka, apakah lahirnya post-modernisme berarti akhir modernisme yang ditandai dengan keruntuhan peradaban barat? Apakah ideologi barat yang menentang akal, rasio dan makna serta menentang universalitas berarti menentang kebesaran dan nilai-nilai peradaban barat modern?.&lt;br /&gt;Kontradiksi proyek modernisme menggunakan epistimologi ; mungkinkah kita mengetahui kebenaran?, sedangkan alam postmodernis identik dengan ontologi radikal ; apakah ada kebenaran?, bagaimana sikap manusia terhadap kosmos?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengetahuan&lt;br /&gt;Hilangnya "titik pusat" dalam tubuh postmodernis memaksa tebentuknya komunitas-komunitas. Dan setiap komunitas memiliki kebenaran sendiri. Ini menandakan hilangnya landasan final manusia. Maka, alam postmodernis menganut paham pluralisme, persamaan dan kesamaan, hilangnya sebab dan munculnya relativisme dan nihilisme total, hingga akhirnya pengetahuan universal manusia menjadi mustahil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pembela postmodern menolak konsep "kebenaran universal" yang menjadi pola pikir pencerahan kaum modernis. Pertanyaan tentang kebenaran adalah pertanyaan tentang metafisika. Menurut Derrida, pada dasarnya tidak ada kebenaran, yang ada hanyalah percikan-percikan kebenaran. Mereka lebih senang melihat kebenaran sebagai ekspresi dari suatu komunitas tertentu. Bagi mereka tidak ada kebenaran universal, mereka menjadikan lingkup kebenaran menjadi "lokal". Sebagai pengganti kebenaran universal, pembela post-modernisme menuntut adanya dialog dan pengetahuan pragmatis tanpa ada ikatan tertentu. Karena kebenaran bagi mereka dicapai melalui dialog pragmatis tanpa harus melibatkan seluruh individu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum postmodernis melihat bahwa pengetahuan itu merupakan dialog-dialog kecil yang terikat oleh situasi dan terbatas pada ruang dan waktu. Dalam hal ini Post-modernisme terbagi kepada ;&lt;br /&gt;·         Post-modernisme teks atau bahasa. Dikatakan bahwa bahasa bukan alat untuk mengetahui kebenaran, tapi alat untuk menghasilkan kebenaran. Bahasa mendahului realitas. Kaum postmodernis teks melihat bahwa bahasa terdiri dari bagian-bagian yang menutupi realitas. Menurut Derrida, mustahil mengetahui realitas yang berada di luar ucapan apalagi mengungkap realitas tersebut. Maka, tidak ada sesuatu yang berada di luar teks.&lt;br /&gt;·         Post-modernisme pertarungan / kekuasaan. Kalau post-modernisme teks mengatakan ; "tidak ada sesuatu di luar teks", maka post-modernisme kekuasaan justru mengatakan ; "tidak ada sesuatu di luar kekuasaan, pengetahuan hanya bisa dipahami melalui hubungan-hubungan kekuatan, siapa yang berkuasa dialah yang menguasai segala-galanya".&lt;br /&gt;Dalam hal ini Dr. Masiry mempertanyakan tesis tersebut, bagaimana filosof post-modernisme bisa tahu tentang hilangnya landasan umum, ukuran dan mengamini kekuatan serta menguasai perubahan tanpa bersandar pada satu landasan atau ukuran tertentu? Dan bagaimana mereka menulis sedangkan mereka tahu bahwa mereka tidak mendapatkan apa-apa? Bukankah lebih baik mereka tetap berada pada alam intuisi yang pasti dan merasakan khamar ternikmat serta menggauli wanita tercantik dan menawan seperti yang dilakukan orang-orang Roma pada akhir runtuhnya empratoria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Masiry menggambarkan bahwa, dengan khamar dan wanita, proses dan keyakinan tentang yang gaib dan nihilis akan jelas. Kaum postmodernis tidak mampu membantah hal tersebut, meskipun Derrida mencoba memberikan jawaban, tetap dia akan mengakui bahwa dia berada dalam aturan metafisika dan dia tahu itu. Sementara yang lain berada dalam aturan metafisika tapi tidak mengetahui kebenaran itu (seperti kata salah seorang Yunani Kuno ; "saya tidak tahu, dan saya tidak tahu kalau saya tidak tahu"). Ini tragis, untuk siapa semua penderitaan ini?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Makna (Penyatuan &amp; Keterkaitan) dan Transendensi&lt;br /&gt;Alam post-modernisme adalah alam perubahan tanpa tujuan. Hilangnya tujuan, sasaran dan makna diganti dengan konsep "pemisahan". Tidak ada penyatuan dan keterkaitan. Titik pusat diganti dengan banyak pusat. Kebebasan ala posmo hanya berkutat dalam konteks dan alam tertentu serta ruang lingkup yang sempit.&lt;br /&gt;"Keinginan" absolut dalam konteks individu tertentu menjadi "keinginan" tanpa kekuatan ketika berada dalam konteks kemanusiaan umum. Narasi kecil menguasai kesadaran manusia. konsekwensinya, mustahil ada pergolakan atau transendensi. Tetapi, dalam deskripsi sebagian orang, postmodernime adalah - bahwa segala sesuatu itu tunduk pada perubahan dan realitas itu plural - ideologi pergolakan pluralisme (Ideology tsauriah ta'addudiah). Namun, mereka tidak sadar bahwa post-modernisme menyerukan konsep penyamaan (taswiyat) bukan persamaan (musa'waat), dan konsep pluralismenya adalah menafikan adanya "tolak ukur" (mi'yariah) dan segala bentuk aturan. Post-modernisme menolak pemikiran ketuhanan yang transenden. Pluralisme ini mencakup manusia dan berakhir pada penafian manusia dan otoritasnya serta pemikiran alamiah manusia. Ideologi pragmatis yang mempermainkan realitas tanpa melakukan perubahan. Terjebak dalam lingkaran setan, tanpa awal dan akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Paradigma Etika&lt;br /&gt;Karena tidak adanya arah dan kepastian, dan karena kebenaran terpisah dari nilai dan semua hal sama, maka tidak bisa dibentuk sebuah "ukuran" untuk menilai dan menentukan yang paling absah. Etika pun tidak bisa tegak secara utuh. Yang bisa dicapai hanyalah etika-etika pragmatis melalui filsafat kekuataanya dengan kepatuhan pada kekuatan. Tidak ada lagi ukuran transendensi manusia, keadilan dan kebatilan tak lagi bisa dibedakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sejarah dan Kemajuan&lt;br /&gt;Hilangnya "titik pusat" dan mustahilnya mencapai kebenaran universal serta hilangnya zat menyebabkan kebenaran-kebenaran itu berubah-ubah. Media massa menghadirkan kebenaran yang beranekaragam. Qaedah-qaedah berubah dan kepekaan terhadap sejarah perlahan-lahan mulail rabun, kesadaran postmodern telah melenyapkan optimisme "kemajuan" dari pencerahan dan melenyapkan konsep hermeneutika. Mereka menumbuhkan sikap pesimisme. Yang timbul adalah perasaan seolah-olah berada pada alam azali. Perubahan tanpa akhir, tanpa masa lalu dan masa depan.&lt;br /&gt;Sejarah berubah menjadi hanya sekedar waktu, detik-detik yang konstan, tanpa makna. Masa lalu, sekarang dan masa depan bercampur menjadi satu. Sejarah seperti barang antik, sesuatu yang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Termonologi Post-modernisme&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Dalam terminologi filsafat post-modernisme, di kenal istilah "narasi besar" dan "narasi kecil". Terminologi tersebut adalah ide-ide klasik yang dikemas kembali dalam bentuk yang berlebih-lebihan dan cenderung tertutup. Post-modernisme tidak hanya anti paradigma keagamaan tapi juga anti pemikiran humanis-ateistik.&lt;br /&gt;Para pembela filsafat post-modernisme bersikap antagonis terhadap narasi-narasi besar (teori-teori besar, visi universal dan paradigma). Mereka berasumsi bahwa sejak era renaisans, paradigma epistemologi Barat modern bekerja keras untuk mencapai teori "narasi besar" yang mencakup serta melampaui semua narasi kecil. Hal ini menunjukan tentang deskripsi tentang aliran-aliran filsafat materialisme yang melontarkan pandangan dunia materialistis terfokus pada acuan absolut yang imanen pada materi (rasio-ide absolut-proletariat&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://beta.blogger.com/post-edit.g?blogID=10028614&amp;postID=110726905402977112#_ftn2" name="_ftnref2"&gt;*&lt;/a&gt;) dan memberikan interpretasi terhadap segalanya tanpa celah dan jarak antara totalitas dengan partikular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafat post modernisme digambarkan sebagai filsafat anti narasi-narasi yang memiliki inklinasi universal-transendental-logosentris (against logocentric totalising trancendental metanarratives), artinya post modernisme adalah filsafat anti-narasi universal yang mengacu pada logos (sentral) yang transenden (melampaui) dunia materi. Atau singkatnya, anti teori universal apapun yang mengacu pada dunia transenden yang melampaui entitas materil.&lt;br /&gt;Para pembela post modernisme menggunakan kata narasi (kisah/cerita) sebagai ganti kata visi (ru'yat) dan teori (nadzariyat). Karena jika visi dan teori tersebut hanya sekedar cerita, maka konsekwensinya, ia bersifat relatif dan tidak mengacu pada entitas yang berada di luar dirinya. Dengan demikian, bisa dipastikan bahwa upaya untuk membangun teori universal yang didasari oleh narasi (kecil) adalah suatu hal yang sia-sia. Karena semua teori hanyalah cerita. Konsekwensinya, mencapai kebenaran keagamaan bahkan kemanusiaan menjadi mustahil, pengetahuan menjadi hal yang tidak mungkin, tidak ada pilar dasar untuk penulisan sejarah yang bersifat umum, tidak ada pandangan dunia, tidak ada batasan-batasan kemanusiaan yang universal dan kolektif, yang ada hanyalah sederetan determinisme dan kebebasan, pengetahuan semuanya terkait dengan kasus tertentu yang beragam dalam suatu kerangka bahasa dan interpretasi yang bersifat spesifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hadapan kita hanya tersisa narasi-narasi kecil yang legitimasinya tidak melewati lingkaran spesifiknya, karena, ia sama sekali tertutup. Hanya memberikan keyakinan khas yang tinggi bagi penganutnya. Namun, ia tidak akan memberi jawaban terhadap tema-tema final-universal (al-as'ilat ul kulliyah/major themes). Sementara narasi besar mengandaikan adanya nila-nilai univeral (al-kulliyat) yang melampaui konteks empirik materil, seperti nilai kemanusiaan (al-insaniyyat ul-musytarakah), kesatuan kebenaran (wahdatul haqiqah) yang tidak pernah berubah mengikuti konteks yang ada. Sementara narasi kecil selalu terkait dengan konteksnya. Kesemuanya berkutat dalam lingkaran besi narasi-narasi kecil yang mereka agungkan. Sebagai konsekwensi, mereka mengeliminasi identitas lain (the other) karena tidak ada narasi besar kemanusiaan yang merangkul dan menjadi acuan semua pihak.&lt;br /&gt;Oleh karena itu bisa dikatakan bahwa narasi kecil adalah sebuah narasi sekularis karena ia menafikan transendensi, nilai-nilai konstanta atau universal apapun di balik pengalaman empirik atau perputaran perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Post-modernisme, Konspirasi Zionis dan Tatanan Dunia Baru&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Post-modernisme bukan sekedar kedok pembelaan yang digunakan zionis, tapi ia merupakan dasar kokoh yang membentuk kerangka zionisme.&lt;br /&gt;1.      Akar dekonstruksi nihilisme tersembunyi dibalik tatanan modernisme barat yang berkutat dalam ruang lingkup materi. Pada dasarnya, dekonstruksi bukan Yahudi murni, tetapi merupakan fenomena barat yang materialistik. Walaupun terdapat beberapa unsur dalam manuskrip agama Yahudi yang menjadikan Anggota Jemaat Yahudi sekte khusus menerima pemikiran dekontruksi. Zionisme berbeda dengan Yahudi, karena Zionisme lahir dari implikasi pemikiran imperialisme Jerman Barat yang ingin menguasai dan menjadikan alam sebagai materi siap pakai. Orang-orang Yahudi pro-dekonstruksi mengadopsi pemikiran ini sebagai kedok dalam menjustifikasi segala bentuk kekerasan dan kejahatannya. Jadi, penafsiran dekontruksi Yahudi dan Zionisme pada intinya lahir dari warisan beberapa sisi manuskrip pendeta-pendeta Yahudi, dengan memasukkan paham-paham post-modernisme ke dalam peradaban barat"&lt;br /&gt;2.      Dekonstuksi yang diprakarsai kaum Zionis telah mengeksploitasi orang-orang Yahudi murni dan Arab. Mereka dianggap seperti sampah yang tak bernilai. Bagi mereka, Palestina hanya milik kaum Zionis. Palestina adalah negara Israel-nya kaum Zionis. Proyek besar mereka adalah perubahan, kelemahan dan fleksibelitas. Dengan label Yahudi, mereka berusaha menghapuskan ras Yahudi asli dari sejarah. Negara Israel raya yang berdaulat sekarang ini telah menghapuskan corak Yahudi yang jelas-jelas akan mengancam eksistensi agama Yahudi sendiri.&lt;br /&gt;3.      Zionisme layaknya post-modernisme,  penganut paham relativisme dan "perubahan". Dari perubahan ini mereka mengingkari universalitas, kebenaran dan realitas.&lt;br /&gt;4.      Keyakinan terhadap perubahan nampak jelas dalam pragmatisme Zionis (post-modernisme). Zionis mampu bergerak kemana saja tanpa ada sebuah landasan. Mereka mampu meciptakan "negara boneka" di negara Arab. Aksinya selalu berubah-ubah dari satu fase ke fase lainnya. Hingga barat memberikan apresiasi besar kepada mereka.&lt;br /&gt;5.      Dengan dogmatis perubahan, post-modernisme menganggap tidak ada narasi besar yang muncul dari satu komunitas. Yang ada hanyalah narasi-narasi kecil yang menafikan konsep persamaan. Zionisme juga menganut ideologi narasi-narasi kecil yang menolak adanya narasi besar dari satu komunitas. Kaum Zionis membangun teori narasi kecilnya atas nama Yahudi di Palestina atas dasar (merasa abadi dan cinta pada zionisme). Dimana, negara-negara Arab dan Palestina tidak memiliki legalitas terhadap narasi kecil tersebut.&lt;br /&gt;6.      Kedua-duanya, baik Zionisme dan Post-modernisme menunjukan sikap ambiguitas yang berlebihan yang berdampak pada nihilisme. Kaum postmodernis mendeskripsikan realitas dengan kehadiran universal mutlak. Dimana contoh kehadiran tersebut menjadi mustahil, karena kaum postmodernis sendiri telah mendeklarasikan tidak adanya realitas universal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, aliran post-modernisme bersembunyi di balik tantanan dunia baru, yaitu pandangan yang menolak adanya titik pusat dan mengkebiri sejarah serta tidak memberikan nilai terhadap kemanusiaan. Era pasca ideologi, era runtuhnya sejarah dan era pasca manusia (era matinya manusia setelah kematian tuhan). Manusia tak ada bedanya dengan entitas yang ada di sekelilingnya. Di bentuk seperti materi hingga nampak seperti kerangka yang tersusun sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr. Masiry, tantanan dunia baru ini adalah bentuk imprealisme era post-modernisme. Dimana manusia mendapati dirinya berada dalam alam tanpa sejarah, tak ada lagi relasi antara tanda dan petanda, manusia beralih ke alam materi, tubuh dan seksualitas dibawah naungan imprealisme bejat. Bukan atas nama imprealisme tapi dengan istilah "tatanan dunia baru".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://beta.blogger.com/post-edit.g?blogID=10028614&amp;postID=110726905402977112#_ftnref1" name="_ftn1"&gt;*&lt;/a&gt; Kausalitas ; meyakini bahwa setiap fenomena alam dan manusia memiliki sebab yang jelas dan tetap. Dimana hubungan sebab dan akibat menjadi hubungan final.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://beta.blogger.com/post-edit.g?blogID=10028614&amp;postID=110726905402977112#_ftnref2" name="_ftn2"&gt;*&lt;/a&gt; Proletariat ; pemikir Prancis, San Simon menggunakan terminologi ini kepada orang-orang yang tidak memiliki harta dan tidak menikmati jaminan kehidupan yang layak. Sedangkan menurut Karl Marx, adalah kaum buruh yang menderita kemiskinan terburuk sebagai implikasi dari kapitalisme dan pertarungan kelas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-110726905402977112?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/110726905402977112/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=110726905402977112' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/110726905402977112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/110726905402977112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2005/02/anakmapek.html' title='ALHADATSAH WA MA BA&apos;DA HADATSAH II'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-110726416115946212</id><published>2005-02-01T15:08:00.000+02:00</published><updated>2006-11-22T16:43:07.839+02:00</updated><title type='text'>No Comment</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger2/1606/1224/1600/Qatameah%20(17).jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 236px; CURSOR: hand; HEIGHT: 174px" height="173" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger2/1606/1224/320/Qatameah%20%2817%29.jpg" width="320" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger2/1606/1224/1600/Qatameah%20(8).jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 233px; CURSOR: hand; HEIGHT: 174px" height="240" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger2/1606/1224/320/Qatameah%20%288%29.jpg" width="198" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger2/1606/1224/1600/Qatameah%20(3).jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 235px; CURSOR: hand; HEIGHT: 176px" height="240" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger2/1606/1224/320/Qatameah%20%283%29.jpg" width="235" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger2/1606/1224/1600/@Nak2%20Je.jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 234px; CURSOR: hand; HEIGHT: 176px" height="204" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger2/1606/1224/320/%40Nak2%20Je.jpg" width="320" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-110726416115946212?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/110726416115946212/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=110726416115946212' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/110726416115946212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/110726416115946212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2005/02/sudah-5-hari-yaa-5-hari.html' title='No Comment'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-110726279516834786</id><published>2005-02-01T14:57:00.000+02:00</published><updated>2006-11-22T16:41:46.957+02:00</updated><title type='text'>Most Wanted</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger2/1606/1224/1600/Underground%202.jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 460px; CURSOR: hand; HEIGHT: 347px" height="240" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger2/1606/1224/320/Underground%202.jpg" width="547" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-110726279516834786?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/110726279516834786/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=110726279516834786' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/110726279516834786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/110726279516834786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2005/02/kepada-yang.html' title='Most Wanted'/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10028614.post-110519212383260051</id><published>2005-01-08T15:46:00.000+02:00</published><updated>2005-02-13T19:21:55.106+02:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Kisah dunia..&lt;br /&gt;Kurenungi hari yang tak lagi dengan ceria menyapaku&lt;br /&gt;tiap beban selalu penuh dengan persoalan&lt;br /&gt;mengisutpun tiada&lt;br /&gt;membunting iya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia tak lagi ramah terhadapku&lt;br /&gt;rintangan kuhadapi dengan santai&lt;br /&gt;tanpa beban&lt;br /&gt;akupun semakin terpaku&lt;br /&gt;dapatkah terus bertahan pada keadaan&lt;br /&gt;sementara waktu terus berlalu&lt;br /&gt;tak pernah peduli nasibku&lt;br /&gt;lagipula..&lt;br /&gt;siapa yang mau tahu ????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ini telah mati&lt;br /&gt;Bukan..bukan ragaku yang mati&lt;br /&gt;tapi nuraniku&lt;br /&gt;Jangan salahkan aku..Manusia !!!&lt;br /&gt;Budimulah yang buruk&lt;br /&gt;hingga ku seperti ini !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;from my best friend : zara ulfah ansra&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10028614-110519212383260051?l=anakmapek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakmapek.blogspot.com/feeds/110519212383260051/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10028614&amp;postID=110519212383260051' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/110519212383260051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10028614/posts/default/110519212383260051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakmapek.blogspot.com/2005/01/kisah-dunia.html' title=''/><author><name>anakmapek</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01048264637550824494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
